RagamSumatera Barat

Cerita Jemaah Haji Debarkasi Padang Petik Pelajaran Berharga di Armuzna

143
×

Cerita Jemaah Haji Debarkasi Padang Petik Pelajaran Berharga di Armuzna

Sebarkan artikel ini

Padang – Jemaah haji Kloter 7 Debarkasi Padang telah tiba kembali di tanah air dengan membawa pengalaman spiritual mendalam dari fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Rangkaian ibadah di kawasan tersebut menjadi ujian sekaligus sarana refleksi bagi para jemaah untuk melepas sekat kedudukan dan profesi di hadapan Sang Pencipta.

Merita Roza, jemaah asal Bukittinggi, mengungkapkan bahwa fase Armuzna menjadi momen yang paling membekas dalam ingatannya. Menurut Merita, padatnya lautan manusia dari berbagai negara menuntut kedisiplinan tinggi, kesabaran, serta kemampuan untuk saling menghargai.

“Di Armuzna, kesabaran dan kebersamaan benar-benar dilatih. Kita dituntut untuk disiplin dan menghargai waktu,” ujar Merita saat ditemui di Asrama Haji Padang, Kamis (11/6/2026).

Selain refleksi spiritual, Merita mengaku merasakan kemudahan selama menjalankan ibadah.

Ia memberikan apresiasi terhadap kualitas pelayanan akomodasi dan konsumsi yang disediakan penyelenggara selama di Arab Saudi, yang dinilainya sangat menunjang kenyamanan jemaah.

Senada dengan Merita, jemaah lainnya, Ayu Romaniza, menyebut Armuzna sebagai tempat belajar kerendahan hati.

Ia menilai penggunaan pakaian ihram yang seragam bagi jutaan orang menyadarkan manusia akan hakikat kesetaraan di hadapan Allah SWT.

Meski demikian, Ayu memberikan catatan evaluasi terkait penyelenggaraan haji ke depan, khususnya mengenai pendampingan bagi jemaah lanjut usia.

Ia berharap ada perhatian lebih intensif agar jemaah lansia dapat menjalani rangkaian ibadah yang menguras fisik tersebut dengan lebih optimal.

“Bagi jemaah lansia hendaknya memang ada pendamping yang lebih fokus. Jika hanya mengandalkan teman satu rombongan, terkadang cukup sulit karena setiap jemaah juga fokus menjalankan ibadah masing-masing,” ungkap Ayu.

Kini, setelah kembali ke tanah air, para jemaah berharap pelajaran tentang kesabaran, kebersamaan, dan kerendahan hati yang didapat selama di Tanah Suci dapat terus dijaga.

Bagi mereka, haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan proses transformasi diri menjadi hamba yang lebih bersahaja dan lebih dekat dengan Tuhannya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.