Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, resmi membuka Pendidikan Siswa Takhassus (Diksista) MAN 3 Padang Tahun Ajaran 2026/2027 di Bumi Perkemahan Sungrilla, Lubuk Minturun, Senin (27/7/2026).
Program ini menjadi langkah strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan.
Fadly meyakini Sumatera Barat memiliki sejarah panjang sebagai pencetak pemimpin bangsa melalui pola pengkaderan yang solid.
Ia berharap Diksista mampu melahirkan pemimpin hebat yang berkiprah di tingkat nasional hingga global.
Kepada para siswa, Fadly berpesan agar tidak hanya fokus mengejar kemampuan akademik, tetapi juga mengasah jiwa kepemimpinan serta mental keberanian.
“Manfaatkan kesempatan ini dan jangan ragu mengambil peran kepemimpinan untuk memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Fadly.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril, mengapresiasi sinergi antara Kemenag dan Pemerintah Kota Padang dalam mendukung program pendidikan ini.
Yasril secara khusus menyatakan dukungannya terhadap program Smart Surau sebagai upaya konkret meningkatkan kecerdasan dan karakter anak.
Kepala Sekolah MAN 3 Padang, Marliza, menjelaskan sebanyak 80 siswa terpilih telah melalui proses seleksi ketat untuk mengikuti pelatihan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung hingga 29 Juli 2026 ini mencakup pembinaan karakter, ideologi, disiplin, hingga kepribadian Islami.
Peserta terdiri dari 30 siswa kelas X, 22 siswa kelas XI, dan 27 siswa kelas XII.
Materi pelatihan disampaikan melalui kombinasi teori dan praktik lapangan dengan bimbingan langsung dari pihak Kodaeral II Padang.
Marliza berharap pelatihan ini mampu membentuk siswa yang tangguh, kritis, kreatif, serta memiliki benteng diri kuat dari pengaruh negatif.
Acara pembukaan turut dihadiri perwakilan Kodaeral II, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.






