BudayaKabupaten Solok

Pemprov Sumatera Barat Wajibkan Ekstrakurikuler Silek Lestarikan Budaya Minangkabau

60
×

Pemprov Sumatera Barat Wajibkan Ekstrakurikuler Silek Lestarikan Budaya Minangkabau

Sebarkan artikel ini

Solok – Ratusan guru silek, ninik mamak, bundo kanduang, dan generasi muda memadati kawasan Kantor Wali Nagari Selayo, Kabupaten Solok, Sabtu (25/7/2026), untuk mengikuti kegiatan Balerong Silek Tuo.

Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus komitmen bersama dalam melestarikan nilai-nilai luhur Silek Tuo sebagai identitas budaya Minangkabau.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, hadir langsung untuk menyoroti ancaman kepunahan aliran silek tradisional.

Vasko mengungkapkan keprihatinannya karena jumlah aliran silek di Sumatera Barat kini merosot tajam menjadi 50 dari total 200 aliran yang pernah ada.

“Kami ingin menghidupkan kembali nyawa silek di tengah generasi muda agar mereka kembali bangga dengan warisan budayanya,” ujar Vasko.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat merespons kondisi tersebut dengan mewajibkan ekstrakurikuler silek di seluruh SMA dan sederajat.

Kebijakan ini diharapkan mampu melestarikan budaya sekaligus memberi ruang bagi para guru silek lokal untuk mengajar di sekolah.

Wakil Bupati Solok, H. Candra, menyambut positif kebijakan tersebut karena Silek Tuo dinilai efektif membentuk karakter jujur, disiplin, dan beretika bagi generasi muda.

“Kami siap mendukung penuh program ini agar dapat menjangkau seluruh nagari di Kabupaten Solok,” tegas Candra.

Pemerintah Kabupaten Solok telah menginstruksikan Dinas Pariwisata untuk berkoordinasi dengan pemerintah nagari guna memperluas implementasi program tersebut.

Wali Nagari Selayo, Ronal Reagen, berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan.

Ronal menekankan pentingnya dukungan anggaran daerah agar tradisi belajar silek di surau-surau kembali bergairah.

Ketua Pelaksana, Yayan Irmanti Tuan Incek Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan acara tersebut.

Kegiatan ini ditutup dengan semangat kebersamaan untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya tak benda Minangkabau bagi generasi penerus.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.