Pemerintah

Pulihkan Konektivitas, Hutama Karya Tangani Perbaikan Jalan Bencana Aceh dan Sumbar

89
×

Pulihkan Konektivitas, Hutama Karya Tangani Perbaikan Jalan Bencana Aceh dan Sumbar

Sebarkan artikel ini

Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) resmi menandatangani kontrak pekerjaan tanggap darurat bencana untuk sejumlah ruas jalan nasional di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat, Kamis (2/7/2026).

Langkah strategis ini bertujuan mempercepat pemulihan konektivitas serta akses transportasi di wilayah terdampak bencana.

Penandatanganan kontrak berlangsung di Ruang Rapat Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta.

Proyek perbaikan di Aceh mencakup tiga ruas strategis, yakni Simpang Uning (batas Kota Takengon) hingga batas Aceh Tengah/Gayo Lues.

Selain itu, perbaikan dilakukan pada ruas batas Aceh Tengah/Gayo Lues-Blangkejeren-batas Gayo Lues/Aceh Tenggara, serta ruas batas Gayo Lues/Aceh Tenggara hingga Kota Kutacane.

Di Sumatera Barat, pengerjaan difokuskan pada ruas Koto Mambang Balingka di wilayah Malalak.

Kontrak tersebut diteken oleh Executive Vice President Divisi Infrastruktur 1 PT Hutama Karya, Arif Rahman, bersama Direktur Utama Hutama Karya Infrastruktur, Pulung Satyo Anggono.

Prosesi ini turut melibatkan para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yakni Rio Andika, Irvansyah Putra, Jaya Yuliadi, dan Mulyadi.

Sejumlah petinggi perusahaan dan kementerian turut menyaksikan penandatanganan tersebut, termasuk Direktur Operasi I PT Hutama Karya Gunadi serta Direktur Operasi II Hutama Karya Infrastruktur Tomi Herlambang.

Perwakilan Direktorat Jenderal Bina Marga dan BPJN Aceh juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Manajemen Hutama Karya menegaskan komitmen perusahaan untuk memulihkan infrastruktur pascabencana guna melancarkan kembali distribusi logistik dan roda ekonomi masyarakat.

Perusahaan menargetkan perbaikan ini dapat meningkatkan aspek keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan secara signifikan.

Proyek ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan infrastruktur nasional dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.