InspiratorKota PadangNasionalSumatera Barat

Fahri Hamzah Deklarasikan Garbi Sumbar

936
×

Fahri Hamzah Deklarasikan Garbi Sumbar

Sebarkan artikel ini

PADANG, KABARSUMBAR – Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Sumatera Barat dideklarasikan di Kedai Cisangkuy GOR Padang, Kamis (20/12). Deklarasi yang dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah itu, menobatkan Fajri Gufran Zainal sebagai Ketua Garbi Sumbar. Acara tersebut dihadiri ratusan orang yang didominasi generasi muda.

“Sumbar adalah provinsi yang ke-21 mendeklarasikan Garbi. Jadi memang Garbi ini munculnya di daerah-daerah. Pengurus pusatnya belum ada,” ujar Fahri Hamzah sebagai pembicara dalam deklarasi tersebut.

Kemunculan Garbi dikatakan Fahri Hamzah, terkait dengan kegelisahan terhadap kondisi bangsa. “Gugatannya kepada arah bangsa yang tidak jelas. Kalau bahasa anak mudanya, kondisinya penuh kegalauan,” ucapnya.

Dia (Fahri Hamzah) menyampaikan kegalauan itu meliputi kegalauan narasi, kegalauan kapasitas bangsa dan kegalauan kepemimpinan.

“20 tahun setelah reformasi ada semacam stagnasi. Tidak nampak ada ide, malah bangsa ini menghadapi jalan buntu. Ada semacam kekosongan narasi,” tuturnya.

Fahri Hamzah mempertanyakan, kapan pemerintah bisa menyelesaikan masalah korupsi, narkoba, dan masalah bangsa lainnya.

“Jangankan rakyat, pemimpin saja bingung. Orientasinya tidak menyelesaikan masalah. Malah membiarkan masalah tambah banyak agar APBN bisa dipakai untuk itu,” ujarnya.

Menurutnya, kapasitas negara melemah dalam menghadapi persoalan bangsa. Pemimpin hanya bisa mengeluh bahkan mengembangkan konflik ideologi.

“Pemimpin seharusnya hadir memantapkan persatuan, malah mengembangkan isu seolah-olah kita tidak menyatu,” ujarnya.

Kapasitas negara melemah sehingga tidak punya jawaban terhadap kepastian hukum. Pada bidang ekonomi, income per kapita Indonesia semakin jauh tertinggal dari negara-negara lain. Indonesia mengalami ketimpangan yang luar biasa.

“Kapasitas negara melemah seiring dengan kegalauan terhadap kapasitas kepemimpinan. Semua terakumulasi membuat hilangnya harapan terhadap kepemimpinan bangsa,” tutur Fahri.

Fahri Hamzah menyampaikan, 3 hal itulah yang membuat kemunculan Garbi.

“Garbi punya tantangan untuk memetakan jalan agar bangsa keluar dari permasalahan ini. Garbi harus punya kader sehingga punya kapasitas untuk memimpin negara,” kata Fahri.

Terkait pertanyaan, apakah Garbi akan menjadi partai politik nantinya, Fahri Hamzah mengatakan tak menutup kemungkinan ke arah itu.

“Memang selalu ada opsi ke arah itu namun yang pasti hari ini Garbi sudah menjadi Ormas politik bukan partai politik. Kalaupun jadi partai sekarang, belum bisa ikut pemilu 2019,” ucapnya.

Deklarasi Garbi Sumbar tersebut turut juga dimeriahkan dengan hiburan musik oleh Lensa Akustik dan peluncuran buku “Arah Baru: Konflik di Tubuh PKS dan Masa Depan Politik Islam” karya Erizal, salah satu deklarator Garbi Sumbar.

(Putri Caprita)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.