PADANG,KABARSUMBAR – Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno LP Marsudi berharap di masa depan akan lebih banyak lagi putra putri Minangkabau asal Sumatra Barat (Sumbar) yang menjadi diplomat handal.
Ia menilai orang Minang memiliki DNA diplomat yang berdasarkan rekam jejak yang ada, cukup banyak yang berasal dari Sumbar.
“Mulai dari sejak merdeka hingga sekarang, banyak orang Minang yang jadi diplomat. Artinya jejak orang Minang dalam diplomasi Indonesia sudah tidak asing lagi,” kata Retno, Sabtu (2/9/2019).
Tidak hanya menjadi diplomat, ia mencontohkan dua orang menteri luar negeri berasal dari Tanah Minang yang pernah menjabat di Indonesia yaitu Sutan Syahrir dan Agus Salim.
Belum lagi kalau berbicara nama besar lainnya mulai dari Muhammad Hatta, Muhammad Natsir, dan Buya Hamka. Semua memiliki kontribusi besar bagi republik ini.
Dikatakannya, tokoh berasal dari Ranah Minang sampai saat ini masih memiliki kontribusi dan hal itu terpelihara dengan baik.
Diplomacy Festival 2019 di Padang yang digelar Kementerian Luar Negeri (Kemlu) merupakan sebagai upaya menyosialisasikan kiprah diplomat Indonesia dan membumikan peran Kemlu.
Beragam kegiatan digelar mulai dari kuliah umum, dengan tema Kiprah Diplomasi Indonesia, Festival Diplomasi di Lapangan Imam Bonjol Padang.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan banyak yang telah dilakukan oleh Menlu dalam berbagai diplomasi misi perdamaian dunia. Sosok Retno Lestari Priansari Marsudi telah banyak memberikan prestasi kebaikan menempatkan keberadaan Indonesia dihargai di kancah hubungan internasional.
Irwan mengungkapkan dalam sejarah bangsa Indonesia telah banyak orang Minang yang berkontribusi serta berpengaruh di tingkat nasional dalam kemerdekaan dan kemajuan bangsa.
“Oleh karena generasi muda Sumbar yang ada di berbagai perguruan tinggi lainnya harus siap bersaing untuk menjadi diplomat,” ujarnya.
Pemprov Sumbar ikut mendorong, agar mahasiswa siap berkompetisi, dengan mahasiswa lainnya di Indonesia. Serta mencari cara agar kemampuan profesi diplomasi menjadi bagian tak terpisahkan dari Sumbar.
Di sisi lain, ia mengungkapkan dengan ada kegiatan Kemenlu di Sumbar akan membuka banyak wawasan bagi generasi muda untuk bersaing dalam kesempatan menjadi diplomat Indonesia nantinya. Karena sumber daya manusia di daerahnya banyak memiliki bakat tersebut.

Lebih jauh Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, pemerintah provinsi dan masyarakat Sumbar amat senang dengan kegiatan Kemenlu di Sumatera Barat.
“Kami akan senang dan bangga bagaimana kegiatan kemenlu sering-sering ada di Sumbar. Selain dapat membangkitkan motivasi, juga akan memberikan data tarik promosi juga di dunia internasional,” tuturnya.
Hadir dalam kesempatan itu Menlu RI Lestari Priansari Marsudi, Rektor Unand Prof. Dr. Tafdil Husni, Rektor UNP, Rektor IAIN, beberapa Pejabat eselon I dan eselon II di lingkungan Kemenlu.
(Putri Caprita)






