Kota BukittinggiPemerintahSumatera Barat

Bukittinggi Ajukan Diri Jadi Daerah Istimewa, Ini Kata Gubernur Sumbar

451
×

Bukittinggi Ajukan Diri Jadi Daerah Istimewa, Ini Kata Gubernur Sumbar

Sebarkan artikel ini

Dukungan ini didasari oleh sejarah kota tersebut sebagai Ibu Kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

gubernur-minta-kajian-mendalam-bukittinggi-jadi-daerah-istimewa
Gubernur Minta Kajian Mendalam Bukittinggi Jadi Daerah Istimewa

Bukittinggi – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyatakan dukungannya terhadap wacana menjadikan Kota Bukittinggi sebagai Daerah Istimewa.

Dukungan ini didasari oleh sejarah kota tersebut sebagai Ibu Kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Mahyeldi menekankan pentingnya kajian mendalam yang melibatkan aspirasi masyarakat, tokoh adat, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Perlu adanya dukungan penuh dari berbagai pihak,” ujar Mahyeldi, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, Bukittinggi memiliki nilai historis yang setara dengan daerah-daerah yang telah memiliki status keistimewaan.

Gubernur mendorong Pemerintah Kota Bukittinggi untuk menggelar seminar atau forum akademik. Tujuannya, memperkuat argumentasi kelayakan Bukittinggi sebagai daerah khusus atau istimewa.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyambut baik dukungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Bukittinggi pernah menjadi ibu kota NKRI saat PDRI dibentuk pada 19 Desember 1948.

“Setelah Jakarta dan Yogyakarta, Bukittinggi menjadi ibu kota negara,” kata Ramlan.

Ramlan menambahkan, pihaknya terus berupaya meyakinkan berbagai pihak untuk mendukung pemberian status khusus ini.

Ia juga berencana menghadirkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai narasumber dalam seminar, untuk berbagi pengalaman Yogyakarta sebagai daerah istimewa.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.