Pemerintah

Danrem 032/WBR Resmikan Renovasi Bangunan Panti Asuhan Darul Funun El-Abbasiyah Padang Jopang

×

Danrem 032/WBR Resmikan Renovasi Bangunan Panti Asuhan Darul Funun El-Abbasiyah Padang Jopang

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota – Komandan Korem (Danrem) 032/WBR, Brigjen TNI Aji Mimbarno, meresmikan renovasi bangunan Panti Asuhan Darul Funun El-Abbasiyah, Padang Jopang, Nagari Guguak VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (16/10/2026).

Peresmian bangunan Panti Asuhan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Limapuluh Kota serta Forkopimda, para Dandim dan Ketua Yayasan panti asuhan Darul Funun El-Abbasiyah.

Dalam kegiatan peresmian itu juga dilakukan pemutaran dokumentasi atau video keadaan panti sebelum dan proses renovasi serta setelah panti asuhan selesai direnovasi.

Danrem 032/WBR, Brigjen TNI Aji Mimbarno saat memberikan sambutan menyebut bahwa niat membangun atau merenovasi panti asuhan berawal saat ia pulang kampung ke daerah ini, hingga masuk melihat panti asuhan yang perlu.

“Ini merupakan bakti TNI, murni donasi donatur. Awal kami membangun atau merenovasi panti asuhan saat pulang kampung kerumah istri disini, dan keliling kampung hingga sampai di panti asuhan, saat itu kami lihat kondisi panti harus diperbaiki,” sebut jenderal bintang satu itu.

Danrem juga menambahkan, dengan dilakukannya pembangunan fisik diharapkan juga berdampak pada pembangunan perilaku dan kebiasaan.

“Kita tentu berharap tidak hanya bangunan fisik saja yang dibangun, namun juga perilaku, mulai dari bangun tidur,” ucapnya.

Selain melakukan peresmian, juga dilakukan penyerahan bantuan sembako, Al-Qur’an dan lainnya kepada santri.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, Safni dihadapan ratusan tamu dan undangan yang hadir mengatakan bahwa pemerintah daerah juga berterima kasih dengan kepedulian TNI, khususnya Danrem dan Dandim.

“Hal ini bentuk kepedulian TNI dalam wujudkan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak kita.” ucapnya.

Ketua yayasan panti asuhan Darul Funun El-Abbasiyah, Fahlevi Mazni saat memberikan sambutan menyebut bahwa panti asuhan berawal dari pendirian Surau Gadang 1854.

“Panti Asuhan ini berawal dari Surau gadang 1854 hingga terus berkembang dan berubah nama saat 1931 dimasa Syaich Abbas Abdullah dan Syaich Mustafa Abdullah dirubah menjadi Darul Funun El-Abbasiyah,” ucapnya.

Ia juga berharap Darul Funun El-Abbasiyah (Rumah Pengetahuan) bisa ditetapkan menjadi cagar Budaya.

“Kita berharap jadi cagar budaya , karena ada peristiwa sejarah disini, dahulu Presiden RI Pertama, Soekarno, pernah berkunjung tahun 1943-1944 untuk berdiskusi dan minta petunjuk, baliau juga dihadiahi peci hitam yang kemudian jadi peci Nasional.” tutupnya.

Pihak yayasan juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada TNI dengan kepedulian yang diberikan. (Ikhlasul Ihsan)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.