Kabupaten DharmasrayaPemerintah

Pemkab Dharmasraya Hadirkan HaloPUSPAGA untuk Optimalkan Layanan Konseling Keluarga

105
×

Pemkab Dharmasraya Hadirkan HaloPUSPAGA untuk Optimalkan Layanan Konseling Keluarga

Sebarkan artikel ini

Inovasi tersebut hadir untuk menjawab kendala geografis, keterbatasan waktu, serta stigma sosial yang sering menghambat masyarakat datang langsung ke kantor layanan.

Pulau Punjung – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya meluncurkan inovasi digital HaloPUSPAGA untuk memperluas akses layanan konsultasi keluarga, konseling, dan edukasi pengasuhan bagi masyarakat.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DINSOSP3APPKB Dharmasraya, Welni Suwandi, mengatakan platform ini merupakan transformasi digital dari Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA).

Inovasi tersebut hadir untuk menjawab kendala geografis, keterbatasan waktu, serta stigma sosial yang sering menghambat masyarakat datang langsung ke kantor layanan.

“Kami ingin memastikan layanan konsultasi, edukasi pengasuhan, dan pendampingan dapat diakses secara mudah, cepat, aman, serta tetap menjaga kerahasiaan pengguna,” ujar Welni di Pulau Punjung, Kamis (16/7/2026).

Welni menegaskan bahwa HaloPUSPAGA tidak menggantikan layanan tatap muka, melainkan menjadi pelengkap agar pelayanan lebih fleksibel tanpa sekat ruang dan waktu.

Melalui platform ini, masyarakat dapat mendaftar secara daring untuk proses asesmen awal, sehingga petugas mampu mengidentifikasi kebutuhan serta tingkat kedaruratan kasus secara akurat.

Sistem ini juga menyediakan fasilitas tele-counseling berbasis pesan teks bagi pengguna yang ingin berkonsultasi dengan psikolog atau konselor tanpa harus bertatap muka.

Selain konsultasi, tersedia berbagai materi psikoedukasi berupa infografis dan video mengenai pola asuh positif, ketahanan keluarga, serta pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Seluruh layanan ini dapat diakses secara gratis oleh orang tua, calon orang tua, anak, hingga pengasuh yang membutuhkan pendampingan.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap langkah ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat serta mempercepat penanganan potensi masalah keluarga di daerah tersebut.

“Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengasuhan dalam keluarga serta memperkuat perlindungan perempuan dan anak di Dharmasraya,” tambah Welni.

Pengembangan HaloPUSPAGA sendiri telah melalui proses panjang sejak akhir 2024, mulai dari penyusunan standar operasional prosedur hingga bimbingan teknis bagi pelaksana.

Ke depan, DINSOSP3APPKB berkomitmen mengembangkan platform ini menjadi aplikasi seluler yang lebih komprehensif agar jangkauannya dapat mencapai masyarakat di wilayah terpencil.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.