Pemkab Gelar Forum Evaluasi PSBB Di Kabupaten Solok

Solok Arosuka – Bertempat di Rumah Dinas Bupati Arosuka, Pemerintah Kabupaten Solok gelar diskusi Politik tentang evaluasi Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Akhir Minggu Lalu.

Kegiatan yang juga diikuti oleh Wakil Bupati Solok Yulfafri Nurdin dengan Forkopimda dan Kepala Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait tindak lanjut dari rapat sebelumnya dengan Gubernur Sumatera Barat melalui Vidcon tanggal 5 Mei 2020 guna membahas 3 (tiga) hal pokok yakni, Keberadaan Posko tetap dilanjutkan dalam rangka memperketat keluar masuknya  orang ke Kabupaten Solok, kemudian dalam pelaksanaannya dilakukan dengan sikap tegas, ketat dan selektif.

“Pembedaan tidak mungkin kita lakukan karena akan menimbulkan masalah baru seperti adanya perbedaan terhadap perlakuan hukum di suatu daerah, eksklusivitas dan kecemburuan sosial ditengah-tengah masyarakat,” Ujar Bupati.

Selanjutnya, pembahasan tentang pengelompokkan orang berdasarkan umur, dimana kelompok orang  dengan umur 50 th ke atas rentan dengan penyakit dan akan diserang penyakit serta akan mudah / tinggi kemungkinan terserang Covid-19,  kemudian kelompok orang dengan umur 50 th ke bawah memiliki stamina yang relatif kuat dan sehat. Jika dapat kita lakukan pengelompokkan ini diharapkan  dapat mengurangi tingkat perkembangan dari Covid-19 di Kabupaten Solok.

Seterusnya mengaktifkan peran tungku 3 (tigo) sejarangan dalam rangka mengajak anak kemenakannya di wilayah nya masing2, kemudian penerapan sanksi hukum untuk saat ini bisa kita pakai Pergub jika belum ada Perbup sesuai dengan kondisi sekarang ini, dalam pelaksanaannya adalah tegas, keras dan selektif.

Bupati Gusmal himbau kepada masyarakat agar menjaga kebersihan dan kesehatan setiap warga. Dengan kondisi pandemi Covid-19 diharapkan dapat menekan tingkat perkembangannya Kabupaten Solok.

Fernandez

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...