Kota Padang

Pemko Padang Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Sejumlah Isu Jadi Perhatian

×

Pemko Padang Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Sejumlah Isu Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

KABARSUMBAR – Pemerintah Kota Padang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mendeteksi potensi gangguan Kamtibmas.

Langkah tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah (TKPKD).

Rakor berlangsung di Aula Tuah Sakato Mapolresta Padang, Kamis, 10 September 2026.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri langsung pertemuan tersebut.

Selain itu, Wakapolresta Padang AKBP Faidil Rizki turut mengikuti rapat koordinasi.

Kepala Kesbangpol Kota Padang Syahendri Barkah juga hadir bersama sejumlah unsur terkait.

Kemudian, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Teddy Antonius turut mengikuti agenda.

Unsur Forkopimda serta berbagai pemangku kepentingan juga menghadiri pertemuan tersebut.

Rakor menjadi forum untuk memetakan berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Melalui pemetaan tersebut, pemerintah dan aparat keamanan dapat menyiapkan langkah antisipasi sejak awal.

Sejumlah isu menjadi perhatian dalam pembahasan TKPKD Kota Padang.

Isu tersebut mencakup aktivitas koperasi di kawasan Pelabuhan Teluk Bayur.

Selain itu, penyampaian aspirasi masyarakat turut menjadi perhatian dalam rapat.

Perkembangan isu melalui media sosial juga masuk dalam pembahasan.

Kemudian, tawuran dan balapan liar menjadi persoalan lain yang perlu diantisipasi.

Kondisi kualitas udara akibat kabut asap juga mendapat perhatian.

Penataan Pasar Raya Padang turut menjadi salah satu isu yang dibahas.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menekankan pentingnya komunikasi antarinstansi.

Menurutnya, kewaspadaan dini membutuhkan koordinasi kuat antara pemerintah dan aparat terkait.

Setiap persoalan juga perlu ditangani secara objektif dan hati-hati.

“Kita perlu melihat setiap persoalan secara objektif dan hati-hati,” ujar Maigus.

Ia meminta seluruh pihak memperhatikan kepentingan masyarakat dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Selain itu, pemerintah perlu menghindari munculnya anggapan diskriminasi dalam penanganan suatu masalah.

Menurut Maigus, penyelesaian sejak awal dapat mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.

Karena itu, setiap potensi gangguan perlu mendapat perhatian sebelum menimbulkan dampak lebih luas.

“Kita ingin seluruh persoalan yang ada bisa kita antisipasi bersama,” katanya.

Ia mengajak pemerintah, aparat keamanan, Forkopimda, dan stakeholder memperkuat sinergi.

Dengan koordinasi tersebut, berbagai persoalan dapat dibahas sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

Sementara itu, Wakapolresta Padang AKBP Faidil Rizki menyampaikan perkembangan pemantauan situasi Kamtibmas.

Menurutnya, kepolisian terus memantau berbagai kondisi yang berpotensi memengaruhi keamanan Kota Padang.

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Selain pemantauan, koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam merespons perkembangan di masyarakat.

Melalui mekanisme kewaspadaan dini, pemerintah dan aparat dapat menyusun langkah sesuai kondisi lapangan.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.