Ekonomi

Pimpin Antam, Untung Budiharto Resmi Tinggalkan Komisaris Transjakarta

366
×

Pimpin Antam, Untung Budiharto Resmi Tinggalkan Komisaris Transjakarta

Sebarkan artikel ini

Langkah ini diambil setelah ia ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), sebuah BUMN strategis di sektor pertambangan.

menajemen-transjakarta-buka-suara-soal-komisaris-utama-untung-budharto-jadi-dirut-antam
Menajemen Transjakarta Buka Suara Soal Komisaris Utama Untung Budharto Jadi Dirut Antam

Jakarta – Mayjen TNI (Purn) Untung Budiharto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), efektif per Selasa (23/12/2025).

Langkah ini diambil setelah ia ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), sebuah BUMN strategis di sektor pertambangan.

Penunjukan Untung sebagai pucuk pimpinan Antam diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 15 Desember 2025.

Kabar pengunduran diri Untung dikonfirmasi oleh Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat PT Transjakarta, Tjahyadi DPM.

“Letjen TNI (Purn) Untung Budiharto telah mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama Transjakarta setelah ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada 15 Desember 2025,” ungkap Tjahyadi dalam keterangan resminya.

Untung Budiharto menjabat sebagai Komisaris Utama Transjakarta sejak Juni 2023.

Ia ditunjuk oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, untuk menggantikan Sudirman Said yang sebelumnya mengundurkan diri.

Selama masa jabatannya, Untung dinilai telah memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Transjakarta.

“Pihak Transjakarta menyampaikan apresiasi atas dedikasi beliau sejak Juni 2023,” ujar Tjahyadi.

Dengan pengunduran diri ini, posisi Komisaris Utama Transjakarta saat ini kosong.

Transjakarta tengah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya.

“Transjakarta kini tengah berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar,” tegas Tjahyadi.

Koordinasi ini krusial untuk menjaga keberlangsungan operasional dan pengembangan Transjakarta sebagai salah satu pilar utama transportasi publik di ibu kota.

Pemprov DKI Jakarta, sebagai pemegang saham mayoritas Transjakarta, memegang peranan penting dalam menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan perusahaan.

Penunjukan Komisaris Utama yang baru akan menjadi salah satu agenda utama dalam koordinasi tersebut.

Saat ini, jajaran dewan komisaris Transjakarta terdiri dari Irjen Pol (Purn) Luky Arliansyah, Johan Budi Sapto Pribowo, Zudan Arif Fakrulloh, dan Muhammad Ainul Yakin.

Mereka akan menjalankan tugas pengawasan hingga ditunjuknya pengganti Untung Budiharto.

Proses pengisian posisi Komisaris Utama Transjakarta diharapkan dapat dilakukan secepatnya agar tidak mengganggu kinerja perusahaan.

Sosok yang akan mengisi posisi tersebut diharapkan memiliki kompetensi dan pengalaman yang mumpuni di bidang transportasi dan manajemen perusahaan.

Selain itu, pemahaman mendalam tentang dinamika dan tantangan transportasi publik di Jakarta juga menjadi faktor penting dalam memilih Komisaris Utama Transjakarta yang baru.

Transjakarta terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan operasionalnya.

Penambahan armada bus listrik, pengembangan rute baru, dan peningkatan integrasi dengan moda transportasi lain menjadi fokus utama perusahaan.

Dengan kepemimpinan yang solid dan dukungan penuh dari Pemprov DKI Jakarta, Transjakarta diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan di Jakarta.

Hal ini sejalan dengan visi menjadikan Jakarta sebagai kota yang nyaman dan layak huni bagi seluruh warganya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.