EkonomiSumatera Barat

BI Revisi Target, Sumbar Genjot Sektor Baru Pacu Ekonomi

570
×

BI Revisi Target, Sumbar Genjot Sektor Baru Pacu Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Angka ini jauh di bawah target pemerintah pusat yang mematok angka 5,7 persen.

sumbar-ditarget-tumbuh-5,7-persen,-bi-dorong-pengembangan-sektor-usaha-baru
Sumbar Ditarget Tumbuh 5,7 Persen, BI Dorong Pengembangan Sektor Usaha Baru

Padang – Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat (Sumbar) pada 2026 hanya mencapai 4 persen.

Angka ini jauh di bawah target pemerintah pusat yang mematok angka 5,7 persen.

Kepala BI Sumbar, Mohamad Abdul Madjid Ikram, menilai target yang ditetapkan pemerintah pusat terlalu berat untuk dicapai.

“Kita ditargetkan oleh pemerintah pusat untuk tumbuh 5,7 persen pada 2026. Tapi saya kira ini sangat berat,” ujarnya saat Dialog Ekonomi Sumbar, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, Sumbar perlu melakukan diversifikasi ekonomi dengan mendorong pengembangan usaha-usaha baru.

Sektor kesehatan dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi layanan maupun sumber daya pendukung.

Peluang juga terbuka pada bisnis data center dan pengolahan sampah berbasis waste to energy.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Sumbar pada 2025 diperkirakan berada di kisaran 3,33 hingga 4,13 persen.

Capaian ini dinilai belum cukup kuat untuk mengejar target pertumbuhan di tahun berikutnya.

BI Sumbar akan fokus pada pemulihan ekonomi daerah, terutama sektor UMKM dan pertanian yang terdampak bencana alam.

“Ternyata bencana ini berdampak cukup besar terhadap UMKM dan pertanian. Karena salah satu tugas BI adalah pengendalian harga pangan, mau tidak mau kita harus mendorong peningkatan produksi pangan,” kata Madjid.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.