PemerintahTeknologi

Perkuat Kedaulatan Digital, Komdigi Dorong Generasi Muda Ciptakan Satelit Mandiri

54
×

Perkuat Kedaulatan Digital, Komdigi Dorong Generasi Muda Ciptakan Satelit Mandiri

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Pemerintah menargetkan transformasi Indonesia dari sekadar pengguna menjadi perancang, pembangun, hingga pemilik teknologi satelit mandiri untuk memperkuat industri antariksa nasional.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, mendorong generasi muda menjadi motor utama dalam mewujudkan kemandirian tersebut.

Wayan meminta generasi penerus mendalami teknologi serta regulasi luar angkasa sebagai fondasi kedaulatan digital bangsa.

“Percayalah bahwa generasi kalian bisa membawa Indonesia ke era ketika kita tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga perancang dan pemilik satelit itu sendiri,” ujar Wayan dalam peringatan 50 Tahun Satelit Indonesia di Kantor BRIN, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Peringatan bertema “Kedaulatan Digital dari Ruang Angkasa” ini menegaskan urgensi kemandirian infrastruktur satelit.

Lima dekade silam, Indonesia mencatatkan sejarah sebagai negara ketiga di dunia yang mengoperasikan satelit komunikasi domestik melalui peluncuran Satelit Palapa A1.

Kementerian Komdigi berkomitmen berperan aktif sebagai regulator sekaligus fasilitator dalam membangun ekosistem tersebut.

Pemerintah kini menempuh strategi optimalisasi spektrum frekuensi, koordinasi slot orbit internasional, hingga penciptaan iklim investasi yang kondusif.

Wayan menekankan bahwa konektivitas satelit merupakan elemen krusial bagi kedaulatan negara.

Ia menegaskan, penguasaan infrastruktur satelit secara mandiri merupakan kunci masa depan ketahanan informasi dan komunikasi bangsa.

Pemerintah juga terus menggalakkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan akademisi, industri, lembaga riset, serta komunitas inovasi.

Dalam kesempatan tersebut, Wayan memberikan apresiasi kepada pemenang Indonesia Aerospace Hackathon 2026 yang dinilai mampu menghadirkan solusi inovatif.

Ia optimistis Indonesia memiliki talenta muda mumpuni untuk membangun satelit secara mandiri di masa depan.

Acara tersebut turut diwarnai dengan peluncuran Prangko PRISMA Edisi 50 Tahun Satelit Indonesia.

Rangkaian seminar strategis dalam kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan konkret untuk mendukung transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.