Sempat Ditutup Karena Ambles, Kelok 44 Sudah Dibuka Kembali

Agam – Setelah sempat runtuh karena curah hujan yang tinggi pada Minggu, 26 Juli 2020, Pemerintah Kabupaten Agam langsung melakukan pembangunan jembatan darurat pada kelok 10 jalur kelok 44 yang menghubungkan Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.

Jalur yang rusak sepanjang kurang lebih 25 meter dan lebar 2,5 meter ini kemudian dipasangi turap dari batang kelapa, dan pengerjaannya selesai dalam dua hari karena cuaca yang mendukung.

Mulai Rabu 15 Agustus 2020 sekitar pukul 18.00, akses jalan kelok 44 yang sebelumnya ditutup total, sudah dapat dilalui kembali oleh masyarakat.

“Untuk sementara tonase kendaraan melewati jalur itu maksimal 10 ton, mengingat tanah timbunan yang masih baru,” ujar Camat Tanjung Raya, Handria Asmi.

Kepada pengguna jalan, Handria Asmi menghimbau agar tetap berhati-hati melewati jalur tersebut, karena cuaca masih ekstreme dan kondisi jalan masih licin.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada DPUPR Sumbar, DPUTR Agam dan Forkopimca yang telah merupaya secepat mungkin agar akses Maninjau-Bukittinggi kembali lancar,” imbuhnya.

Terkait lanjutan perbaikan jalan secara permanen katanya, masih menunggu informasi dari pihak DPUPR Sumbar.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...