Kota SawahluntoRagam

SISSCa 2025 Dibuka, Lestarikan Songket, Gerakkan Ekonomi Kreatif

568
×

SISSCa 2025 Dibuka, Lestarikan Songket, Gerakkan Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini
untuk-ke-11-kalinya-sissca-digelar,-didukung-pemerintah-pusat
Untuk ke-11 Kalinya SISSCa Digelar, Didukung Pemerintah Pusat

Sawahlunto – Sawahlunto International Songket Silungkang Carnaval (SISSCa) 2025 resmi dibuka dengan meriah di Pentas Utama Terminal Sawahlunto, kota warisan budaya dunia UNESCO.

Ajang yang memasuki penyelenggaraan ke-11 ini menjadi bukti komitmen Sawahlunto dalam melestarikan dan mempromosikan songket Silungkang.

Walikota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama sejumlah pejabat tinggi turut hadir dalam acara pembukaan.

Di antaranya Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf, Erwita Dianti, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy.

SISSCa bukan hanya sekadar atraksi budaya, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kreatif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama perajin songket.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan dukungan penuh terhadap SISSCa, yang terbukti dengan masuknya acara ini dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN).

Status ini mempertegas SISSCa sebagai acara nasional yang mampu mengangkat citra budaya Sawahlunto, serta mendorong pertumbuhan pariwisata dan UMKM.

Wali Kota Riyanda menegaskan, SISSCa akan terus berinovasi agar lebih adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman.

“Tujuannya bukan hanya menjaga substansi pelestarian budaya dan promosi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi para perajin songket Silungkang di masa depan,” kata Riyanda.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, berkomitmen memperjuangkan Sawahlunto sebagai kota warisan budaya dunia UNESCO.

Andre juga berjanji akan memperjuangkan pembangunan kembali Gedung Pusat Kebudayaan GPK yang terbakar pada 2022, serta merevitalisasi kawasan kota lama peninggalan Belanda dengan anggaran sekitar Rp56 miliar.

“Dalam waktu dekat, saya akan mengajak Wali Kota Sawahlunto untuk menghadap Kementerian PUPR di Jakarta,” pungkas Andre.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.