Kabar Sumbar – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang tampil dengan mengusung konsep seni tradisional dalam Lomba Defile Jambore PKK 2026 tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Penampilan tersebut berlangsung di Halaman Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu (3/9/2026). Kontingen Kota Padang mendapat kesempatan tampil pada nomor urut ketiga.
Dalam penampilannya, kontingen Kota Padang memadukan tari tradisional Minangkabau dengan sentuhan musik modern. Permainan alat musik tradisional Tambua dan Tansa yang
dibawakan secara energik turut membuat suasana defile semakin meriah.
Tidak hanya menampilkan unsur seni dan budaya, kontingen Kota Padang juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
Pesan mengenai program kerja empat Kelompok Kerja (Pokja) PKK dikemas melalui perpaduan gerakan, lagu, dan koreografi.
Konsep tersebut membuat sosialisasi program PKK disampaikan dengan cara yang lebih kreatif di hadapan dewan juri serta jajaran TP-PKK dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, menyampaikan bahwa penyampaian program melalui seni dipilih agar pesan pemberdayaan masyarakat dapat diterima secara lebih menarik dan mudah diingat.
“Kami mengemas sosialisasi program kerja empat Pokja melalui perpaduan gerak dan lagu. Ini adalah cerminan dari kerja nyata para kader PKK Kota Padang yang setiap harinya
bergerak aktif di tengah-tengah warga,” kata Dian Puspita Fadly Amran.
Ia menyebutkan, berbagai kegiatan dan inovasi yang dilakukan kader PKK pada akhirnya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kota Padang.
“Kami berharap kehadiran para kader PKK dapat terus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga, demi terciptanya keluarga yang sehat, tangguh, dan sejahtera,” lanjutnya.
Lomba defile tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK. Kegiatan ini turut disaksikan Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat Harneli
Mahyeldi dan Wakil Ketua TP-PKK Sumbar Deta Vasco.
Selain itu, perhelatan tersebut juga diikuti perwakilan kontingen TP-PKK dari 19 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat.






