PeristiwaSumatera Barat

Siklon Tropis 95B Picu Banjir, Ribuan Rumah di Sumbar Terendam

391
×

Siklon Tropis 95B Picu Banjir, Ribuan Rumah di Sumbar Terendam

Sebarkan artikel ini
siklon-tropis-95b-di-malaysia-picu-hujan-berkepanjangan-di-sumbar,-ribuan-rumah-terendam-banjir
Siklon Tropis 95B di Malaysia Picu Hujan Berkepanjangan di Sumbar, Ribuan Rumah Terendam Banjir

Padang – Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat akibat hujan deras beberapa hari terakhir. Ribuan rumah terendam dan ratusan warga terpaksa mengungsi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca ekstrem ini dipicu Bibit Siklon Tropis 95B yang terbentuk di Malaysia.

“Bibit Siklon Tropis 95B di Malaysia berdampak tidak langsung terhadap Sumbar,” jelas BMKG dalam keterangannya.

Konvergensi menyebabkan awan hujan tumbuh masif, sehingga hujan terus mengguyur dari pagi hingga malam.

BNPB mencatat serangkaian bencana didominasi hujan lebat dan angin kencang terjadi sejak Minggu (23/11) hingga Senin (24/11).

Kabupaten Padang Pariaman menjadi wilayah terdampak paling parah. Sungai meluap akibat hujan deras dan merendam 21 nagari di delapan kecamatan.

“Curah hujan tinggi memicu meluapnya sungai-sungai di Padang Pariaman,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. Tercatat 3.076 rumah terendam dan ratusan warga mengungsi.

Selain rumah, banjir merusak fasilitas penting seperti jembatan, bendungan, irigasi, dan akses jalan. Lahan pertanian dan sekolah juga ikut terendam.

BPBD Padang Pariaman mencatat 9.228 jiwa terdampak, dengan 258 orang mengungsi.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Agam. Pendangkalan sungai memperparah luapan air yang merendam permukiman.

BNPB mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat agar waspada terhadap ancaman hidrometeorologi basah.

Warga diimbau segera evakuasi jika hujan deras berlangsung lebih dari satu jam.

BMKG dan BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada, mengutamakan keselamatan, dan mematuhi arahan resmi.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.