PeristiwaSumatera Barat

Rekor Curah Hujan Pecah, Sumbar Siaga Banjir dan Longsor

334
×

Rekor Curah Hujan Pecah, Sumbar Siaga Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi cuaca buruk.
Ilustrasi cuaca buruk.

Padang – Sumatera Barat dilanda banjir dan longsor akibat curah hujan ekstrem yang memecahkan rekor dalam 30 tahun terakhir.

BMKG Stasiun Klimatologi Sumatera Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis lanjutan.

Hujan deras yang mengguyur wilayah pesisir Sumbar sejak 23 November 2025, mengakibatkan lonjakan curah hujan di atas ambang normal.

“Selama tiga hari berturut-turut terjadi hujan ekstrem di beberapa wilayah pesisir Sumbar, terutama di Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Agam, dan Pasaman Barat,” ujar Rizky A. Saputra, Pranata Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Klimatologi Sumbar, Selasa (25/11/2025).

Rekor curah hujan tertinggi terjadi di Lubuk Minturun, Kota Padang, pada 25 November 2025, mencapai 261 mm.

Angka ini memecahkan rekor sebelumnya sebesar 225 mm pada 17 Juni 2016.

BMKG menjelaskan, IOD negatif, anomali suhu muka laut yang menghangat, serta penguatan angin baratan akibat Siklon Tropis 95B di Malaysia menjadi faktor pemicu curah hujan ekstrem ini.

Kondisi ini memicu pertumbuhan awan konvektif dan membawa massa udara basah ke Sumbar.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi BMKG melalui kanal Stasiun Klimatologi Sumbar dan lebih berhati-hati, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.