PemerintahSumatera Barat

Rahmat Saleh Tekankan Aktualisasi 4 Pilar di Tengah Tantangan Digital

301
×

Rahmat Saleh Tekankan Aktualisasi 4 Pilar di Tengah Tantangan Digital

Sebarkan artikel ini

Padang – Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Ballroom DPTW PKS Sumbar, Padang, Selasa (3/2/2026) yang dimulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri kader, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Dalam pemaparannya, Rahmat menegaskan pentingnya penguatan nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial dan arus informasi digital yang kian masif.

Ia menyebut, empat pilar yang dimaksud meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Empat pilar ini bukan sekadar materi hafalan. Ia harus hidup dalam praktik sehari-hari, baik dalam kehidupan berbangsa maupun dalam pengambilan kebijakan publik,” ujar Rahmat.

Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya datang dari persoalan ekonomi atau politik, tetapi juga dari polarisasi sosial dan penyebaran informasi yang tidak terverifikasi.

Ia menilai, pemahaman yang komprehensif terhadap nilai Pancasila menjadi fondasi untuk menjaga persatuan.

Rahmat menjelaskan secara tidak langsung bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam merawat kebhinekaan.

Ia menekankan perbedaan pilihan politik maupun latar belakang sosial tidak boleh mengikis komitmen terhadap keutuhan negara.

“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan itu memecah belah,” tegasnya.

Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta menyoroti relevansi 4 Pilar di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Rahmat mengatakan bahwa literasi digital perlu dibarengi dengan literasi kebangsaan. Ia menyebut, tanpa pemahaman ideologi negara yang kuat, masyarakat mudah terpengaruh narasi yang menyesatkan.

Di akhir acara, Rahmat kembali mengingatkan penguatan 4 Pilar tidak boleh berhenti pada forum formal.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerjemahkan nilai-nilai konstitusi dalam tindakan nyata.

“Kebangsaan bukan hanya urusan pemerintah atau DPR. Ini tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.