Kabupaten DharmasrayaPemerintahPendidikan

Menteri PU dan Zigo Rolanda Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya

199
×

Menteri PU dan Zigo Rolanda Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya

Sebarkan artikel ini

Kunjungan ini bertujuan memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai target agar segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dharmasraya – Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (6/5/2026).

Kunjungan ini bertujuan memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai target agar segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam tinjauan tersebut, Menteri PU didampingi Dirjen SDA Kementerian PU, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Bupati Dharmasraya, serta jajaran balai di bawah Kementerian PU wilayah Sumatera Barat.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

Zigo Rolanda menilai pembangunan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Barat, khususnya di Dharmasraya.

Ia berharap seluruh pihak berkomitmen agar proyek ini berjalan optimal dan tepat waktu.

“Kami ingin memastikan pembangunan ini berjalan optimal dan tepat waktu, sehingga para siswa dapat segera memanfaatkan fasilitas pendidikan yang disiapkan pemerintah,” ujar Zigo.

Proyek ini berdiri di atas lahan seluas 10 hektare yang mencakup gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA.

Selain ruang kelas, tersedia pula delapan asrama siswa, dua rumah susun guru, serta delapan bangunan pendukung lainnya.

Bangunan pendukung tersebut meliputi guest house, masjid, gedung serbaguna, dapur, gudang, hingga kantin yang tersedia di setiap jenjang pendidikan. Kawasan ini juga dilengkapi sarana olahraga, termasuk lapangan sepak bola untuk menunjang aktivitas siswa.

Zigo optimistis fasilitas dengan total daya tampung 1.080 siswa ini akan membuka peluang besar bagi peningkatan akses pendidikan masyarakat setempat.

“Ini tentu menjadi peluang besar bagi peningkatan akses pendidikan masyarakat,” tambahnya.

Berdasarkan jadwal, proyek pembangunan ini mulai berkontrak pada 10 Maret 2026 dengan target penyelesaian pada 4 November 2026.

Pemerintah terus memantau ketat progres di lapangan agar target waktu tersebut tercapai.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.