Jakarta – PT Prima Wiguna Parama (Parama Energi) menancapkan komitmen pendidikan bagi generasi muda di Meulaboh, Aceh Barat, melalui peluncuran program beasiswa sarjana (S1).
Inisiatif ini menyasar anak-anak binaan SOS Children’s Village sebagai upaya mencetak talenta lokal yang kompetitif di industri energi dan pertambangan.
Kerja sama strategis tersebut diresmikan lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara anak usaha PT ABM Investama Tbk. (ABMM) ini dengan SOS Children’s Villages Indonesia di Jakarta, Jumat (21/8). Langkah ini menjadi fondasi perusahaan dalam membangun dampak sosial berkelanjutan di area operasionalnya.
“Investasi pendidikan bagi anak-anak Meulaboh adalah bekal yang mereka manfaatkan sepanjang hidup. Dukungan hingga lulus kuliah ini bukan sekadar bantuan, melainkan kontribusi nyata bagi masa depan masyarakat,” ujar Direktur Parama Energi, Joshua Ratadhi Mulyonegoro.
Melalui payung program “Ayo Bisa”, perusahaan mengusung inisiatif “Bisa Sekolah” dan “Bisa Sarjana”. Program ini memandu para remaja mengenali potensi diri sekaligus membentuk mentalitas tangguh dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian ketat.
Parama Energi tidak sekadar menyuntikkan dana. Perusahaan memobilisasi sumber daya manusianya melalui kebijakan Grup ABMM yang memberikan jatah satu hari kerja untuk kegiatan sukarela. Karyawan kini terlibat aktif dalam program “Change Makers”.
Sejak Juni 2026, para pekerja-mulai dari posisi engineer hingga staf human capital-turun langsung menjadi mentor bagi remaja binaan SOS Children’s Village tingkat SMP hingga SMA. Mereka mendampingi para siswa mengasah soft skill berdasarkan asesmen kebutuhan individu.
“Bayangkan ketika seorang engineer duduk mendampingi remaja menyusun rencana hidupnya. Di sanalah nilai perusahaan benar-benar sampai ke masyarakat,” tambah Joshua.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi tanggung jawab sosial perusahaan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), khususnya pada poin pendidikan berkualitas. Bagi Parama Energi, penerapan aspek ESG kini menjadi napas utama dalam menjalankan roda bisnis.






