
SOLOK, KABARSUMBAR – Hujan deras yang mengguyur kawasan Solok sejak tiga hari terakhir, membuat Batang Lembang meluap.
Sedikitnya, 275 kepala keluarga (KK) yang ada pada dua Nagari di Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, terendam banjir, Minggu (4/10/2018).
“Data sementara ada 275 KK di dua nagari di kecamatan Kubung. Di nagari Kotobaru ada dua jorong, yaitu jorong Simpang dan Jorong Lubuk Agung dan Nagari Salayo di Jorong Galanggang Tangah dan dusun Rawang Sari,” kata Kalaksana BPBD Kabupaten Solok Dasril kepada Kabarsumbar.
Batang lembang mulai meluap dan merendam rumah warga sejak pukul 04.00 WIB. Kala itu, hujan deras terus mengguyur daerah tersebut.
Debit air tertinggi terjadi didepan SMP N 1 Kubung yang mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Beruntung pada pagi hari, hujan mulai reda dan banjir pun berangsur surut.
“Kami sudah bersiaga sejak semalam, karena daerah kami merupakan langganan banjir. Apalagi jika hujan deras mengguyur kawasan hulu (gunung Talang), hampir dipastikan banjir akan merendam daerah ini,” kata salah seorang warga Galanggang Tangah Salayo, Fitri Yandra.
Selain merendam pemukiman warga dan sejumlah fasilitas umum seperti SD 05 Bawah Jao, SMPN 1 Kubung dan SMAN 1 Kubung, banjir juga merendam puluhan hektar areal pertanian masyarakat.
“Kami bersyukur, banjir hari ini tidak separah banjir yang terjadi sebelumnya. Kami berharap banjir segera surut dan bisa membersihkan endapan lumpur yang terbawa banjir,” tambah Yandra.
Selain banjir di Kecamatan Kubung, hujan juga membuat banjir bandang dan tanah longsor di Nagari Koto Sani Kecamatan X Koto Singkarak. Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun banjir bandang membuat pemukiman warga dipenuhi material lumpur disertai tumpukan potongan kayu.
“Selain itu, longsor juga membuat akses jalan yang menghubungkan Kotosani dengan jorong Ujung Ladang terputus karena tertutup material Longsor,” ujar Dasril.
[Fernandez]





