Antisipasi Sebaran Virus, Komisi I DPRD Riau Kunjungi DPRD Sumbar

  • Bagikan
Foto : internet

Padang – Terkait adanya tambahan virus baru melebihi dari covid-19, sehingga banyak pihak yang mencari formulasi dalam menyelamatkan daerahnya, termasuk juga provinsi Riau yang bertetangga dengan provinsi Sumatera Barat (Sumbar)

Komisi I DPRD Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja guna untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut diantaranya dengan menghimpun dan mencari masukan tentang Perturan Daerah Sumbar mengenai Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) pada Selasa, 12 Januari 2021.

Rombongan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi Ade Agus Haryanto serta wakil ketua Hardianto dan 13 rombongan lainnya yang  diterima langsung oleh sekretaris komisi I DPRD Sumbar HM. Nurnas,dan anggota Zarfi Desoen, sekwan H.Raflis, juga staf beberapa staf DPRD Sumbar, di ruang rapat khusus gedung DPRD jalan Kahtib Sulaiman Padang.

Pada kesempatan itu, HM. Nurnas mengatakan, memang tidak mudah untuk membuat peraturan yang memayungi perubahan kebiasaan, karena banyak pihak merasa terlalu berlebihan, padahal perturan tersebur tercipta untuk percepatan pemutusan mata rantai penyebaran.

“Kami merasa peraturan adabtasi kebiasaan baru harus ada, demi menyelamatkan masyarakat banyak, sehingga penyebaran virus cepat teratasi, perekonomian berjalan baik,” tutur Nurnas.

Ia menegaskan, dengan pemberlakuan aturan tersebut, disanalah sanksi juga diberlakukan guna menjadikan masyarakat jadi lebih mendisiplinkan diri terhadap aturan tersebut.

“Memang tidak mudah menerapkannya, namun ini untuk kepentingan masyarakat juga, agar stabilisasi perkonomian masyarakat berjalan normal kembali,” tegas Nurnas.

Ketua Komisi I Riau  Ade Agus Hartanto menanggapi hal yang disampaikan HM. Nurnas tadi, ia merasa puas dan mendapat masukan berarti dengan kunjungan kerja mereka ini.

“Kami merasa puas karena bisa menerima dengan detail pembuatan Perda AKB Sumbar ini, selain itu, kami juga merasakan kalau perda ini memang amat perlu di Riau, guna menyelamatkan masyarakat dan perekonomian,” katanya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau Hardianto mengatakan, dimana masukan ini, akan menjadi momentum berarti, dalam penyelamatan jiwa manusia, dengan memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

“Ini perda sangat mulia sebenarnya, karena bertujuan menyelamatkan jiwa manusia, sehingga perlu ditiru semua daerah,” ungkapnya.

Untuk diketahui pertemuan tersebut dimulai dari pukul 10.00 Wib, berakhir pukul 12.00 wib dengan suasana yang berlangsung amat hangat, dan saling memberikan masukan, khusunya dalam menciptakan peraturan daerah, untuk kepentingan masyarakat.

  • Bagikan