Lima Puluh Kota – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lima Puluh Kota, Yudi Yos Elvin, mengungkapkan bahwa selama ini BPS sering dikenal hanya melalui data yang dihasilkannya, sementara institusi dan peranannya kurang dipahami oleh masyarakat maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
Hal tersebut disampaikan Yudi Yos Elvin dalam kegiatan Sosialisasi Indikator Data Strategis yang digelar di sebuah hotel di kawasan Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Senin (16/12/2024).
“Kami berharap masyarakat dan pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, termasuk OPD, tidak hanya mengenal BPS dari data yang kami hasilkan, tetapi juga memahami institusi ini dan peran strategisnya,” ujarnya.
Yudi menjelaskan, BPS tidak hanya menghasilkan data inflasi atau tingkat ekonomi, tetapi juga berbagai data strategis lain yang menjadi indikator penting dalam pembangunan.
“Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman terkait data strategis yang digunakan pemerintah dalam perencanaan pembangunan. Kami juga menjelaskan proses pengumpulan data tersebut agar masyarakat lebih memahami perannya,” tambah Yudi.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Umum BPS Kabupaten Limapuluh Kota, M. Hafis, yang juga menjadi ketua panitia kegiatan, menekankan pentingnya penyebaran informasi terkait data strategis BPS melalui media.
“Kegiatan ini melibatkan wartawan dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota, selain peserta dari internal BPS. Dengan begitu, informasi data strategis bisa tersampaikan kepada masyarakat lebih luas,” jelasnya.
Ia berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya data yang dihasilkan BPS sebagai acuan dalam berbagai kebijakan pemerintah. (Ikhlasul Ihsan)






