KampusSumatera Barat

Rektor Unand Tinjau Rumah Mahasiswi, Salurkan Bantuan UKT

37
×

Rektor Unand Tinjau Rumah Mahasiswi, Salurkan Bantuan UKT

Sebarkan artikel ini

Kunjungan itu dilakukan untuk meninjau langsung kondisi keluarga sekaligus memastikan bantuan pendidikan diberikan tepat sasaran.

dibantu-laz-fk,-rektor-unand-kunjungi-rumah-mahasiswa-terancam-putus-kuliah
Dibantu LAZ FK, Rektor UNAND Kunjungi Rumah Mahasiswa Terancam Putus Kuliah

Padang – Universitas Andalas bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) FK Unand mendatangi rumah dua mahasiswi Fakultas Kedokteran yang terancam menghentikan kuliah karena persoalan biaya.

Kunjungan itu dilakukan untuk meninjau langsung kondisi keluarga sekaligus memastikan bantuan pendidikan diberikan tepat sasaran.

Rombongan dipimpin Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi, didampingi Dekan FK Unand Sukri Rahman, Ketua LAZ FK Unand Muhammad Riendra, dan Manajer LAZ Nadya Aulia.

Dalam kunjungan yang berlangsung Minggu (19/4/2026) tersebut, rombongan terlebih dahulu menyambangi rumah Faliha Ramadhani di Padang, lalu dijadwalkan melanjutkan ke kediaman Airin Maharani Santoso di Solok.

Faliha merupakan mahasiswi Pendidikan Dokter jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Ia berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

Ayah Faliha bekerja sebagai pedagang bumbu di Pasar Alai dan kini menjalani pengobatan usai stroke. Dengan penghasilan keluarga sekitar Rp3 juta per bulan, Faliha kesulitan membayar uang kuliah tunggal (UKT) sebesar Rp10 juta per semester.

Kondisi keluarga pun semakin berat karena masih harus menanggung cicilan rumah dan biaya sewa tempat usaha.

“Kami melihat langsung kondisi keluarga. Mahasiswa berprestasi seperti ini harus mendapatkan dukungan agar tetap bisa melanjutkan pendidikan,” kata Muhammad Riendra.

Situasi serupa juga dialami Airin Maharani Santoso. Ayahnya bekerja sebagai peladang buah naga dengan penghasilan sekitar Rp1,5 juta per bulan, sehingga keterbatasan ekonomi menjadi hambatan bagi Airin untuk terus menempuh studi di Fakultas Kedokteran.

Efa Yonnedi menegaskan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menjaga agar akses pendidikan tetap terbuka bagi mahasiswa berprestasi, termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Universitas bersama LAZ FK Unand berupaya menjadi jaring pengaman agar mahasiswa tidak terhenti pendidikannya karena kendala biaya,” ujarnya.

Sukri Rahman menambahkan, LAZ FK Unand berperan menjembatani kebutuhan pembiayaan mahasiswa dengan dukungan alumni dan para donatur.

Sementara itu, Nadya Aulia memastikan setiap calon penerima bantuan diverifikasi secara menyeluruh agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dan alumni memberikan dukungan nyata kepada mahasiswa yang menghadapi kesulitan ekonomi agar tetap dapat menyelesaikan pendidikan.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.