PemerintahSumatera Barat

Kemenhaj Sumbar Integrasikan Kartu Nusuk Percepat OSS Embarkasi Padang

34
×

Kemenhaj Sumbar Integrasikan Kartu Nusuk Percepat OSS Embarkasi Padang

Sebarkan artikel ini
kartu-nusuk-dibagikan-di-embarkasi,-kemenhaj-sumbar-perbarui-layanan-one-stop-service
Kartu Nusuk Dibagikan di Embarkasi, Kemenhaj Sumbar Perbarui Layanan One Stop Service

Padang – Embarkasi Padang menyesuaikan alur pelayanan menjelang operasional haji 2026 setelah kebijakan pembagian kartu Nusuk, identitas digital jemaah, dipindahkan ke embarkasi.

Perubahan ini membuat skema One Stop Service (OSS) ikut ditata ulang agar proses layanan berlangsung lebih cepat dan tertib.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, menegaskan pelayanan maksimal kepada jemaah menjadi komitmen utama seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

“Embarkasi adalah etalase pelayanan jemaah haji. Di sinilah kualitas layanan benar-benar dirasakan jemaah sebelum berangkat,” ujar Rifki, Senin (20/4/2026) di Asrama Embarkasi Padang.

Menurut dia, penyesuaian paling penting adalah menggabungkan pembagian kartu Nusuk ke dalam layanan OSS.

Jika sebelumnya kartu itu diterima jemaah di Arab Saudi, tahun ini kartu diserahkan lebih awal melalui embarkasi.

Rifki menilai langkah tersebut akan memudahkan jemaah sekaligus mempercepat proses pelayanan.

Kemenhaj Sumbar juga mengubah pola pembagian stiker koper kabin.

Tahun ini, stiker disalurkan lebih awal di daerah melalui kantor Kemenhaj kabupaten dan kota.

“Selama ini stiker ditempelkan di asrama oleh petugas. Dengan dibagikan di daerah, proses di embarkasi menjadi lebih cepat dan jemaah bisa langsung menuju kamar,” katanya.

Penyesuaian lain dilakukan pada alur layanan di aula kedatangan.

Untuk mencegah penumpukan, panitia menyiapkan tenda besar di depan aula kedatangan sebagai area tunggu tambahan bagi jemaah.

“Dengan penambahan tenda ini, jemaah tidak perlu menumpuk di dalam aula. Mereka bisa menunggu dengan lebih tertib dan nyaman sebelum mengikuti tahapan layanan berikutnya,” ujar Rifki.

Usai rapat koordinasi, seluruh panitia juga menggelar simulasi pelaksanaan OSS untuk memastikan setiap tahapan layanan berjalan optimal.

Simulasi tersebut mencakup seluruh proses pelayanan, termasuk penyerahan kartu Nusuk yang kini menjadi bagian dari layanan di embarkasi.

“Kita terus lakukan evaluasi dan penyempurnaan. Jika ada layanan yang bisa diselesaikan di daerah, tentu akan kita optimalkan agar proses di embarkasi lebih efisien,” kata Rifki.

Dengan rangkaian penyesuaian itu, Kemenhaj Sumbar menargetkan layanan jemaah haji di Embarkasi Padang pada musim haji 2026 berlangsung lebih cepat, tertib, dan terintegrasi.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.