Banjir Bandang, Ratusan Warga Puncak Bogor Mengungsi

  • Bagikan
Foto : Internet

Jakarta –  Sebanyak tiga unit rumah dan satu unit warung hancur usai banjir bandang menerjang Kampung Gunung Mas Blok C dan Kampung Rawa Dulang, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa 19 Januari 2021.

“Sebanyak 3 unit rumah rusak berat dan 1 unit warung rusak berat. Korban jiwa nihil,” ungkap Manajer Pusdalops PB BPBD Jawa Barat Budi Budiman Wahyu, Rabu 20 Januari 2021.

Ia melanjutkan sebanyak 637 jiwa mengungsi ke sejumlah titik. Ia menyebut, 40 Kepala Keluarga (KK) atau 180 jiwa mengungsi di 21 pondokan. Kemudian, 2 KK atau 11 jiwa mengungsi ke Cirohani (Samping Argamulya). Dan juga 8 KK atau 30 jiwa mengungsi ke Rawadulang serta 111 KK atau 416 jiwa mengungsi ke Kampung Pengsiunan.

Adapun banjir bandang di Desa Tugu Selatan terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi sehari sebelumnya dan menimbulkan longsor dengan skala kecil.

“Dan longsoran tersebut membendung aliran sungai yang akhirnya tidak bisa dibendung dan meluap ke pemukiman warga,” katanya.

Ia melanjutkan warga yang mengungsi, membutuhkan sejumlah peralatan seperti bak penampungan air karena hancur diterjang banjir bandang.

“Warga juga butuh perlengkapan bayi. Sementara logistik ter-cover oleh warga,” ucapnya.

Adapun banjir saat ini sudah mulai surut. Meski begitu, BPBD Kabupaten Bogor mendirikan posko di Gunung Mas untuk penerimaan logistik dan bantuan lainnya.

Sebelumnya data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap 900 orang mengungsi akibat banjir bandang di Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor.

BMKG mencatat dalam tiga hari ke depan, wilayah Kota Bogor dan sekitarnya masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.

  • Bagikan