DaerahKota Payakumbuh

Bank Nagari Payakumbuh Berikan Bantuan dan Restrukturisasi Hutang Pedagang Korban Kebakaran

938
×

Bank Nagari Payakumbuh Berikan Bantuan dan Restrukturisasi Hutang Pedagang Korban Kebakaran

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh – Bank Nagari Payakumbuh dan Bank Nagari Syariah Payakumbuh berikan bantuan bagi para pedagang korban kebakaran di pusat pertokoan blok barat pasar Payakumbuh, Rabu (03/09/2025).

Bantuan yang diberikan tersebut terdiri dari Bank Nagari Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp75 juta, Bank Nagari Cabang Payakumbuh Rp7,5 juta, dan Bank Nagari Syariah Cabang Payakumbuh Rp7,5 juta.

Selain itu, Bank Nagari Cabang Payakumbuh juga akan membantu meringankan kredit atau angsuran pedagang yang ikut jadi korban dalam peristiwa yang hanguskan ratusan toko, Palung dan lapak itu dengan melakukan Restrukturisasi hutang.

Restrukturisasi ini nantinya akan dilakukan penyesuaian ulang perjanjian pinjaman oleh bank atau lembaga keuangan untuk membantu debitur yang mengalami kesulitan finansial, bukan menghapus utang, tetapi meringankan beban cicilan dengan mengubah skema pembayaran, seperti memperpanjang tenor, menurunkan suku bunga, atau mengurangi tunggakan bunga, agar debitur dapat tetap memenuhi kewajibannya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bank Nagari Cabang Payakumbuh, Afnizon usai menyerahkan bantuan dan meninjau langsung lokasi kebakaran.

“Saat ini terhadap korban kita akan restrukturisasi dan tangguhkan terhadap pokok dan bunganya, hal itu kita mulai bulan ini,” sebut Kepala Cabang Bank Nagari Payakumbuh, Afnizon didampingi Direksi Bank Nagari Pusat, dt. Ronni Adrian dan Kepala Cabang Bank Nagari Syariah, Dewi Purnama.

Lebih jauh Afnizon mengatakan, jumlah pedagang korban kebakaran yang menjadi Nasabah Bank Nagari Payakumbuh mencapai puluhan orang, namun yang terdampak belasan orang.

“Nasabah kita pedagang yang menjadi korban kebakaran mencapai puluhan orang, namun yang terdampak belasan orang,” tambahnya.

Afnizon menjelaskan, saat ini Bank Nagari Cabang tengah melakukan pendataan terhadap kondisi korban kebakaran yang terdampak.

“Saat ini kawan-kawan di cabang tengah melakukan pendataan pedagang yang terdampak, apakah dampaknya sedang, parah atau seperti apa, semuanya,” tukuknya.

Sementara terkait peluang diberikannya kredit tambahan, Afnizon menyebut akan melihat perkembangan kedepannya.

“Terhadap peluang kedepan, apakah ditambah atau tidaknya tergantung kepada kemampuan masing-masing nasabah untuk membayar.” tutupnya. (Ikhlasul Ihsan)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.