Padang – Bencana yang melanda Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir berdampak pada operasional 150 menara Base Transceiver Station (BTS). Ratusan BTS ini tersebar di 13 kabupaten/kota.
Badan Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon) Kelas II Padang mencatat, dari total 3.737 unit BTS di Sumbar, 150 di antaranya mengalami gangguan.
Kepala Balmon Kelas II Padang, M. Helmi, menjelaskan, gangguan bervariasi mulai dari masalah kelistrikan hingga transmisi.
“Total yang terdampak itu 150 BTS dari 3.737 unit yang ada di 13 kabupaten/kota,” ujar Helmi dalam konferensi pers bersama Dinas Kominfotik Sumbar, Rabu (3/12/2025).
Helmi merinci, 124 BTS tidak berfungsi karena masalah kelistrikan, 29 BTS bermasalah pada transmisi, dan satu BTS mengalami kerusakan total.
Untuk mengoptimalkan jaringan di wilayah terdampak, Balmon Kelas II Padang menyiapkan perangkat Starlink.
“Barangnya sudah kami terima dan bantu aktivasi. Insyaallah segera diserahkan ke BPBD untuk disalurkan,” kata Helmi.
Helmi menambahkan, jangkauan frekuensi Starlink di setiap titik pemasangan dapat mencapai radius 1 hingga 2 kilometer, bahkan lebih luas jika ditambah hotspot.
“Dengan tambahan hotspot, jangkauan bisa meningkat hingga 2 kilometer,” pungkasnya.






