BPJS Kesehatan Buka STAN di Pameran HPN

Stan BPJS Kesehatan di lokasi acara Hari Pers Nasional di GOR H Agus Salim Padang.
Stan BPJS Kesehatan di lokasi acara Hari Pers Nasional di GOR H Agus Salim Padang.

Padang – BPJS Kesehatan Cabang Padang turut menyemarakkan rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional 2018 yang dipusatkan di Kota Padang dengan membuka stand exhibition di GOR H. Agus Salim. 

Selain memberikan informasi seputar Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), petugas stand exhibition BPJS Kesehatan juga menerima pendaftaran, pencetakan kartu dan pembayaran iuran.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang melalui Kepala Bidang SDMU & Komunikasi Publik, Ade Chandra mengatakan bahwa dalam 4 tahun sejak bertransformasinya PT. Askes menjadi BPJS Kesehatan, media sangat berperan menjadi forum publik khususnya bagi Program JKN-KIS.

“Jurnalisme sebagai forum publik ini sesuai dengan elemen keenam dari 10 elemen jurnalisme menurut Bill Kovach dan Tom Rosenstiel, dimana seorang jurnalis harus bertanggungjawab atas liputan yang dibuatnya lebih-lebih tentang Program JKN-KIS, karena di era keterbukaan informasi ini masyarakat bisa berpartisipasi melalui komentar baik langsung maupun tidak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pahamnya insan pers tentang program JKN-KIS adalah cerminan pahamnya masyarakat, begitu juga dengan sesatnya framing media akan menjadi sesatnya paradigma masyarakat. Langkah BPJS Kesehatan dalam mewujudkan Universal Health Coverage pada tahun 2019 pun akan terasa berat jika tidak diimbangi dengan berita-berita dengan framing konstruktif dari media. Beberapa hal tersebut menjadi dasar keikutsertaan BPJS Kesehatan dalam pameran Hari Pers Nasional bertajuk Minangkabau Summit 2018.

“Pameran saat Hari Pers Nasional 2018 menjadi tempat yang efektif untuk menyebarluaskan informasi, mengedukasi dan membangun kemitraan dengan insan pers, instansi-instasi terkait serta penduduk yang membutuhkan informasi lebih tentang Program JKN-KIS bagi masyarakat Kota Padang dan sekitarnya,” tambahnya.

Stand Exhibition BPJS Kesehatan Cabang Padang berada di tenda rooder kategori pembangunan, petugas stand siap melayani peserta JKN-KIS dan masyarakat mulai dari pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB sejak 5 Februari kemarin hingga 9 Februari 2018 mendatang.

Ade Candra berharap masyarakat yang enggan antri ke kantor BPJS Kesehatan dapat memanfaatkan momen ini untuk melakukan pendaftaran kepesertaan JKN-KIS, sementara untuk peserta JKN-KIS yang menunggak juga ia persilahkan mendatangi stand exhibition untuk melakukan pelunasan sebelum sakit.

“Jika sakit (dirawat inap) baru dilunasi tunggakannya, maka sesuai dengan Perpres 19 Tahun 2016 akan diberlakukan denda pelayanan rawat inap dengan penghitungan “2,5 % X Biaya Rawat Inap X bulan keterlambatan”. Kami juga sosialisasikan penggunaan Mobile JKN kepada seluruh pengunjung, karena di era teknologi ini semua bisa diakses dari genggaman, termasuk pendaftaran kepesertaan JKN-KIS,” harapnya.

Mobile JKN merupakan merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses dan pelayanan yang optimal bagi peserta. Melalui aplikasi ini, peserta JKN-KIS dapat mengakses beragam informasi terkait program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan secara cepat dan mudah, dimanapun dan kapanpun.

“Mobile JKN hadir sebagai bentuk transformasi digital pelayanan BPJS Kesehatan dari yang sebelumnya berupa kegiatan administratif di kantor cabang dan fasilitas kesehatan menjadi aplikasi yang bisa diakses oleh peserta JKN-KIS dimana pun, kapan pun dan oleh siapapun. Mulailah download dari sekarang,” pesan Ade Candra.

Salah seorang pengunjung pameran Minangkabau Summit 2018, Elsya Alvionita menyatakan sangat terbantu dengan adanya stand BPJS Kesehatan di Hari Pers Nasional 2018 ini. Kegiatan ini membuat ia dan teman-temannya bisa mengurus kepindahan faskes sembari melihat pameran media, wisata kuliner minang dan cuci mata di sela-sela kesibukannya sebagai mahasiswa.

“Awalnya mau ke kantor BPJS Kesehatan, tapi sudah kesorean, terus melalui telepon saya diarahkan sama petugas yang di telepon itu ke sini. Di sini diajarinya juga saya untuk download Mobile JKN. Sekarang BPJS (Kesehatan) semakin berkembang banget, jadi gampang karena ada aplikasinya di handphone,” ucapnya. (rel/bob)