Mentawai – Upaya pencarian korban pascakecelakaan kapal terbalik di Selat Sipora, Kepulauan Mentawai masih terus dilakukan hingga Selasa (15/7/2025) pagi.
Musibah ini melibatkan sebuah kapal yang ditumpangi sejumlah pegawai dinas dan anggota DPRD Mentawai.
Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, menjelaskan, enam penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke daratan untuk mencari bantuan.
“Ada enam orang yang berhasil berenang ke daratan untuk mencari bantuan,” ujarnya pada Senin (14/7/2025) malam.
Rinto menyebut, salah seorang penumpang yang bertahan di lokasi kejadian memberikan informasi bahwa para penumpang telah membagi tugas untuk mencari bantuan dan tetap bertahan.
Ia juga membenarkan bahwa rombongan pejabat dinas dan anggota DPRD Mentawai berada dalam kapal yang terbalik tersebut. Ia sendiri berada di kapal lain.
“Kami satu rombongan dengan dari Sikakap menuju Tuapejat. Saya menggunakan kapal mego operasional kepala daerah dan boat yang ditumpangi pegawai dinas dan anggota DPRD,” katanya.
Rinto menambahkan, rombongan kapal tersebut berangkat lebih awal pada pukul 07.30 WIB Senin (14/7/2025) dalam kondisi cuaca buruk disertai badai dan gelombang tinggi.
Ia mengaku sempat menunggu kapal yang ditumpangi para korban.
“Kami sampai lebih dulu dan menunggu boat itu menyusul. Namun tidak ada boat yang menyusul,” ungkapnya.
Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Tim SAR telah mengerahkan personel untuk mencari para korban.
Berdasarkan data Tim SAR, sebelas korban masih dalam pencarian, sementara tujuh korban lainnya telah berhasil diselamatkan. Rinto berharap seluruh penumpang dapat ditemukan dalam kondisi selamat.






