Gagal Panen, Dinas Pertanian Kota Solok Cairkan Dana Asuransi Kelompok Tani

Solok Kota – Karena Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari ini mengakibatkan area pertanian masyarakat terendam banjir, tentu hal tersebut membuat para petani merugi, Kamis (28/3), Dinas Pertanian Kota Solok melakukan pencairan dana Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk Kelompok Tani Sarang Alang Kelurahan Laing Kecamatan Tanjung Harapan senilai Rp11,7 juta,

Klaim Asuransi ini merupakan akibat musibah banjir pada bulan Desember tahun 2023 lalu yang menyebabkan kerusakan pada area persawahan di Kelompok Tani Sarang Alang dengan jumlah areal kerusakan sawah sekitar 1,95 hektare sehingga menyebabkan gagal panen.

Kepala Bidang Agribisnis Prasarana dan Sarana pada Dinas Pertanian Kota Solok, Amora, mengatakan klaim asuransi tersebut diperoleh karena petani telah terdaftar sebagai peserta Program AUTP yang telah didaftarkan melalui Dinas Pertanian Kota Solok dan diharapkan kepada petani yang mendapatkan klaim asuransi untuk memanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Dijelaskannya, AUTP merupakan program dari Kementerian Pertanian dan PT. Jasindo (Asuransi Jasa Indonesia) sebagai pelaksana. Program ini untuk memberikan perlindungan  kepada petani  jika terjadi kerusakan tanaman padi yang dipertanggungkan, baik karena banjir, kekeringan maupun serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

Asuransi tersebut berlaku selama masa tanam hingga panen atau dalam kurun waktu empat bulan. Biaya pendaftaran asuransi tersebut senilai Rp180 ribu per hektar, ditanggung oleh pemerintah pusat 80 persen atau Rp144 ribu, dan 20 persen atau Rp36 ribu swadaya oleh petani yang mendaftar. Ketika terjadi kerusakan tanaman atau terjadi gagal panen, petani peserta asuransi akan diberikan ganti rugi klaim sebesar Rp6 juta per hektare per musim tanam.

Selama tahun 2023, Dinas Pertanian Kota Solok juga telah mencairkan klaim asuransi pada tiga kelompok tani yaitu Kelompok Tani Sakato Pompa di Kelurahan Simpang Rumbio sebesar Rp6 juta, Kelompok Tani Serba Usaha dan Kelompok Tani Wanita Sepakat Air Masin di Kelurahan Tanah Garam masing-masing sebesar Rp3,6 juta dan Rp4,02 juta. Penyebab kerusakan sawah pada ketiga kelompok tani tersebut adalah serangan OPT tikus.

Amora juga berharap adanya peningkatan pendaftaran AUTP di Kota Solok pada tahun 2024 ini karena sangat bermanfaat bagi petani apabila terjadi risiko gagal panen. apabila petani mulai menanam untuk segera mendaftarkan AUTP melalui penyuluh wilayah binaan petani tersebut dan segera disampaikan ke Dinas Pertanian Kota Solok. Tahun 2023 Dinas pertanian Kota Solok telah memfasilitasi pendaftaran AUTP pada 45,61 hektare sawah di Kota Solok

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.