Hak Interpelasi Digulirkan, Gubernur Sumbar Mengaku Siap

Padang – Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengaku siap untuk menghadapi wacana hak interpelasi yang digulirkan Fraksi Gerindra di DPRD Sumbar.

“Biarkan saja, nanti kita hadapi,” sebut Irwan via seluler dikutip dari Topsatu.

Menurut Gubernur, apa yang dilakukannya tidak ada yang melanggar aturan.

Selain itu, kata Gubernur, setiap kepergiannya telah mengantongi izin dari Kementrian Dalam Negeri.

“Tidak ada aturan yang dilarang, kalau tidak ada izin dari Menteri Dalam Negeri saya tidak bisa berangkat,” kata Gubernur.

Gubernur sendiri juga mengaku tidak habis pikir, alasan kepergiannya selalu dipermasalahan.

Diakui Gubernur, dirinya sudah sering menjelaskan persoalan itu. Gubernur menyebut, jika keberangkatannya ke luar negeri, selain memenuhi undangan juga mencari investor.

“Jika tidak dipromosikan Sumbar ini kapan orang akan tahu. Tanpa investor, APBD Sumbar juga terbatas untuk menggerakan perekonomian,” terang Gubernur.

Ketua DPD Gerindra Sumbar, Andre Rosiade. Foto : Istimewa

Sebelumnya, Fraksi Partai Gerindra DRPD Sumbar berencana menggulirkan wacana hak interpelasi kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Soal hak interpelasi itu dikemukan pertama kali oleh Ketua Gerindra Sumbar yang baru, Andre Rosiade.

Menurut Andre, interpelasi itu guna menanyakan seringnya Gubernur melakukan perjalanan ke luar negeri menggunakan dana APBD.

“Muncul keresahan di tengah masyarakat melihat prilaku dan praktik bahwa hampir tiap bulan, hampir tiap bulan nih, Pak Gubernur ini pergi ke luar negeri. Bahkan dalam satu bulan ada yang dua kali perjalanan dinas ke luar negeri,” kata Andre Rosiade, Jumat 13 Desember 2019 sebagaimana dikutip dari Topsatu.

Andre menyoroti dana APBD Sumbar yang tergolong kecil, justru digunakan untuk membiayai perjalanan Gubernur ke luar negeri.

Menurut Andre, kunjungan-kunjungan ke luar negeri itu tidak  jelas hasilnya bagi Sumbar.

“Karena hasilnya tidak jelas. Katanya mencari dan menjaring investor dari luar negeri, tapi sampai sekarang nggak ada investornya yang bisa dibawa ke Sumatera Barat. Manfaatnya tidak pernah dirasakan oleh masyarakat. Dan ini menggunakan uang APBD Sumatera Barat. Wajar timbul keresahan di tengah masyarakat,” kata Andre.

Fraksi Partai Gerindra di DPRD Sumatera Barat disebut Andre menjadi inisiator hak interpelasi ini.

Andre mengungkapkan, pimpinan F-Gerindra DPRD Sumbar juga tengah berkomunikasi dengan fraksi lain terkait wacana interpelasi ini.

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...