Istri yang Suaminya Gantung Diri Akhirnya Meninggal Dunia

Jasad Syamsuir (76) saat di outopsi di RS. Ahmad Moctar Bukittinggi, diduga sebelum gantung diri korban melakukan penganiayaan terhadap istrinya. Foto : Aldoris

BUKITTINGGI, KABARSUMBAR – Setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Achmad Mochtar Kota Bukittinggi, korban pembacokan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, Jusmaniar (58) akhirnya meninggal dunia pada Rabu (5/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

“Betul (meninggal dunia), sekitar jam 1 siang di Rumah Sakit Achmad Mochtar,” kata Plt Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Pradipta Pratama dikutip dari Topsatu.

Korban sendiri meninggal dunia lantara mendapatkan luka parah pada bagian kepala, karena diserang senjata tajam oleh sang suami. Sebelumnya, ibu empat anak diduga tengah mendapatkan masalah rumah tangga, hingga terlibat cekcok dengan sang suami.

Saat itu Syamsuir diduga kalap, lalu menikam istrinya di dalam kamar hingga bersimbah darah. Selanjutnya, karena kalut, ia pun mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Kasat mengatakan, jika pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kasu tersebut. “Dugaan sementara berawal dari percecokan antara pasutri (pasangan suami istri) tersebut, yang berbuntut pada pembacokan terhadap bagian kepala korban,” jelas Kasat.

Untuk pemicu cekcok sendiri, Kasat sendiri belum mengetahuinya dan masih dalam tahap penyelidikan. “Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh anak korban yang bernama Murni dan menantu korban Andre,” ujar Kasat.

Kemudian, sekira pukul 09.30 WIB, Murni baru saja pulang membeli makanan. Ia pun kaget melihat ayahnya tergantung didalam rumah. Sedangkan dalam kamar, ibunya ditemukan terkapar bersimbah darah.

Murni pun berteriak meminta pertolongan yang mengundang perhatian warga sekitar. Kepolisian yang mendapat informasi kejadian itu tiba di TKP tak lama berselang, dan mengevakuasi korban ke rumah sakit setempat.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...