Jakarta – Komisi I DPR RI menerima kunjungan Duta Besar Thailand untuk Indonesia di Ruang Delegasi, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026), untuk membahas penguatan hubungan bilateral kedua negara di berbagai sektor strategis.
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto mengatakan, pembahasan meliputi hambatan ekonomi pascaperang antara Amerika Serikat dan Iran serta upaya meningkatkan jumlah turis Thailand ke Indonesia.
Kedua pihak juga menyoroti peluang kerja sama perdagangan bilateral.
“Intinya kita ingin perdagangan antara Indonesia dan Thailand itu meningkat terutama dalam penggunaan mata uang Bath dan Rupiah, selain itu upaya meningkatkan jumlah turis dari Thailand juga akan kita upayakan,” ujar Utut.
Pertemuan itu juga membahas keluhan pemerintah Myanmar terkait perlakuan diskriminatif dari blok ASEAN.
Keluhan tersebut muncul setelah KTT ASEAN pekan lalu yang mem-blacklist kepemimpinan pascakudeta Myanmar.
“Hal ini tentu bukan urusan dari DPR RI melainkan urusan dari Kementerian Luar Negeri, namun kita juga akan mendorong agar Myanmar dapat kembali masuk dalam ASEAN,” imbuhnya.
Utut menilai Thailand memiliki produk olahan yang kuat dari sisi hulu maupun hilir.
Karena itu, ia mendorong kerja sama produk olahan susu antara Indonesia dan Thailand yang difokuskan untuk program MBG.






