Kota Padang

Maigus Nasir Soroti Ancaman Tawuran, Tekankan Peran Keluarga Awasi Anak

94
×

Maigus Nasir Soroti Ancaman Tawuran, Tekankan Peran Keluarga Awasi Anak

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

Padang – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menyoroti meningkatnya ancaman tawuran yang melibatkan remaja. Ia merasa gusar dengan kondisi tersebut.

“Tawuran terjadi pada malam hari dan tentu sangat mengkhawatirkan,” ujar Maigus saat membuka Sosialisasi Penguatan Lembaga Adat di Balai Kota Padang, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, tawuran dan kriminalitas meningkat karena banyak anak “ba huru-huru” tanpa arah. Mereka berkumpul, membentuk genk, lalu terlibat gesekan.

Selain itu, ia menjelaskan lebih 17.000 anak di Sumatera Barat tidak bersekolah. Sebanyak 7.000 di antaranya berada di Kota Padang. Penyebabnya cukup beragam.

“Sebanyak 56 persen berhenti sekolah karena pergaulan. Mereka ikut ajakan teman,” kata Maigus.

Ia menambahkan 25 persen anak berhenti sekolah karena ekonomi. Sementara itu, 15 persen lainnya karena kebutuhan khusus.

“Angka ini memprihatinkan dan tentu menjadi ancaman bagi kita,” jelasnya.

Peran Keluarga Menjadi Fondasi Utama

Wawako menilai pengawasan keluarga sangat penting agar perilaku anak terkontrol. Ia menegaskan pendidikan terbaik selalu berawal dari rumah.

“Pendidikan paling utama itu di keluarga. Bundo paling memahami anak,” terang Maigus.

Ia menekankan peran Bundo Kanduang. Menurutnya, kesalahan pola asuh akan merusak masa depan anak.

“Nasib anak cucu ada di tangan Bundo Kanduang. Anak bisa membawa rahmat atau bencana,” ujar Maigus.

Kegiatan Sosialisasi Penguatan Lembaga Adat bagi Bundo Kanduang dibuka langsung oleh Wawako. Hadir pula Ketua GOW Padang, Ny Srihayati Maigus Nasir, Kabag Kesra Setdako Jasman, dan tamu lainnya.

Kabag Kesra Jasman menjelaskan kegiatan bertema “Peran Bundo Kanduang dalam Mewariskan Nilai-Nilai Adat Budaya dan Agama Bagi Generasi Muda untuk Mendukung Smart Surau”. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Bagindo Aziz Chan. Sebanyak 110 Bundo Kanduang dari berbagai nagari ikut serta.

“Bundo Kanduang merupakan pilar utama dalam mewariskan nilai adat, budaya, dan agama untuk mendukung Smart Surau. Kehadiran mereka tentu berdampak positif,” tutup Jasman.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.