PemerintahSumatera Barat

Gubernur Mahyeldi Sambut Kajati Sumbar Baru Dedie Tri Hariyadi di BIM

41
×

Gubernur Mahyeldi Sambut Kajati Sumbar Baru Dedie Tri Hariyadi di BIM

Sebarkan artikel ini

 

Pariaman – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi menyambut langsung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar yang baru, Dedie Tri Hariyadi, di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Senin (4/5/2026).

Kehadiran Dedie sekaligus menandai awal penugasannya di Sumbar setelah menggantikan Muhibuddin, yang kini dipercaya menjabat sebagai Kajati Sumatera Utara.

Dedie datang ke Ranah Minang dengan pengalaman panjang di lingkungan Kejaksaan Agung.

Sebelum memimpin Kejati Sumbar, ia mengemban tugas sebagai Direktur Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Rekam jejak tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan tugas barunya di daerah.

Penyambutan berlangsung hangat dan dihadiri jajaran lengkap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbar.

Turut mendampingi Gubernur Mahyeldi yakni Sekretaris Daerah, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar, serta unsur Kejaksaan Tinggi Sumbar.

Mahyeldi menilai kehadiran bersama jajaran Forkopimda dalam penyambutan itu mencerminkan hubungan yang harmonis antarlembaga di Sumbar.

Menurutnya, kebersamaan dan saling menghormati menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik di daerah.

“Selamat datang di Ranah Minang, Pak Kajati. Semoga kita bisa saling bersinergi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Dedie Tri Hariyadi menegaskan bahwa jabatan yang kini diembannya bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijaga dengan integritas.

Dia menilai, Kejaksaan harus mampu mempertahankan kepercayaan publik melalui kerja yang profesional dan akuntabel.

“Ini bukan hanya jabatan, tetapi amanah untuk menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum,” tegas Dedie.

Dedie juga menyoroti pentingnya pembenahan internal di tubuh Kejaksaan. Ia menyebut, tantangan penegakan hukum saat ini semakin kompleks sehingga memerlukan langkah yang lebih tegas, progresif, dan terukur.

Karena itu, penguatan kelembagaan menjadi salah satu fokus utama dalam masa kepemimpinannya.

“Pembenahan dan penguatan institusi harus dilakukan secara serius agar Kejaksaan semakin responsif dan dipercaya publik,” ujarnya.

Lebih jauh, Dedie memastikan Kejati Sumbar akan bergerak lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan terbuka terhadap perubahan.

Dengan pendekatan tersebut, ia berharap institusi yang dipimpinnya dapat memberikan pelayanan hukum yang semakin berkualitas dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.