Pelabuhan Teluk Tapang Dengan Tampilan Baru di Tahun 2024

  • Bagikan

Pasaman Barat – Proyek Pelabuhan Teluk Tapang, Kabupaten Pasbar (Pasaman Barat) yang bernilai Rp78 miliar dilanjutkan tahun ini. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menargetkan Pelabuhan Teluk Tapang beroperasi tahun 2024, pada Sabtu 30 Januari 2021.

Wagub (Wakil Gubernur) Sumbar, Nasrul Abit, mengatakan pembangunan proyek ini kembali berjalan setelah mendapat persetujuan dan bantuan dana Rp800 miliar. Adapun proyek yang akan dilanjutkan adalah akses jalan menuju pelabuhan.

“Tahun kemaren ditunda karena pandemi COVID-19, tahun ini dilanjutkan dan dapat anggaran sekitar Rp.78 miliar, sekarang sudah ditender,” kata Nasrul Abit di Kantor Gubernur Sumbar.

Nasrul Abit melanjutkan, pembangunan jalan akses ini merupakan bentuk kerjasama antara Pemprov Sumbar dan Bupati Mandailing Natal. Kerjasama dilakukan karena pembangunan tersebut akan dilanjutkan sampai ke Kabupaten Mandailing Natal. Diproyeksikan jalan yang akan dibuka adalah sepanjang 2,8 kilometer.

Tujuan diteruskannya jalan akses sampai kesana adalah untuk menjadi jalur distribusi sawit di daerah tersebut.

“Harapan kita ke depan Teluk Tapang ini membawa hasil kelapa sawit dari daerah Sumatra Barat bagian utara dan Sumatra Utara bagian selatan,” lanjutnya.

Diluar proyek Pelabuhan Teluk Tapang, Pemprov Sumbar sedang dalam tahap diskusi terkait Trans Mentawai, Pelabuhan Labuan Bajo Mentawai, dan Fly Over Sitinjau Lauik. Diskusi ini terus dilakukan setiap tahunnya, dengan harapan pembangunan akan segera bisa dikerjakan.

“Rencana ini disusun kembali walaupun sudah ada Perpres, kemudian dibuat target-target per tahunnya, harapannya pada tahun 2024 sebelum bapak presiden selesai bisa diresmikan,” pungkas Nasrul Abit.

  • Bagikan