Pemilihan Direksi Bank Nagari Berbeda, Hanya 5 Calon yang Diajukan

Padang – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Nagari pada Sabtu 30 November 2019 kemarin tidak hanya membahas langkah Konversi Bank Nagari, namun juga penetapan Calon Direksi Bank Nagari periode 2020-2024 mendatang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabar Sumbar, penjaringan Calon Direksi Bank Nagari minim akan informasi.

Padahal dalam Ayat 1 Pasal 56 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah mengamanatkan, Pemerintah Daerah menginformasikan pelaksanaan setiap tahapan seleksi Calon anggota Dewan Pengawas atau anggota Komisaris dan anggota Direksi melalui media massa lokal/ nasional dan/atau elektronik.

Sebelumnya, pemegang saham sendiri melalui RUPS beberapa bulan lalu, sudah melakukan penjaringan nama-nama Calon Direksi dengan menghasilkan 19 nama.

Namun, dalam RUPS kemarin, berdasarkan informasi yang diterima, hanya 5 calon yang diajukan untuk mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan di OJK.

Kelima calon itu diantaranya, M Irsyad (Direktur Keuangan) diajukan menjadi Direktur Utama, Irwan Zuldani (Pemimpin Cabang Utama) diajukan menjadi Direktur Kredit dan Syariah, Indra Rivai (Pemimpin Divisi SDM) diajukan menjadi Direktur Keuangan, Syafrizal (Direktur Operasional) diajukan menjadi Direktur Operasional dan Restu Wirawan (Pemimpin Divisi Kredit Komersial) diajukan menjadi Direktur Kepatuhan.

Dari kelima nama itu, petahana yang tak lagi masuk ialah Direktur Utama Bank Nagari Dedy Ihsan, Direktur Syariah Hendri dan Direktur Kepatuhan Edrizanof.

Namun, sejatinya, dua nama diantaranya, Hendri dan Edrizanof masuk dalam 10 besar nama calon yang dijaring sebelumnya.

Selain kedua nama itu, ada nama Sania Putra (Pemimpin Divisi Dana dan Jasa), Azmi Febrian (Pemimpin Divisi Usaha Syariah) dan Rinaldi Ahmadin (Pemimpin Divisi Umum) yang juga masuk dalam 10 besar.

Dengan demikian, cara pemilihannya kali ini pun berbeda dengan yang dilakukan pada masa-masa sebelumnya, dimana pada pemilihan Direksi tahun 2016 contohnya, pemegang saham mengusulkan dua nama untuk masing-masing jabatan.

Namun, saat ini hanya lima nama, alias satu orang untuk satu posisi Direksi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Direktur Utama Bank Nagari Dedy Ihsan, membenarkan bahwa hanya lima nama tersebut yang diajukan.

“Iya, benar, nama-nama ini (lima orang) diajukan oleh pemegang saham,” kata Dedy via seluler di Padang, Minggu 1 Desember 2019.

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...