Perampok Gasak Rp3,5 M di Agam, Begini Kronologinya

Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kawasan Talawi, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Selasa (5/6/2018), lokasi penemuan korban dan mobil kas. Photo: istimewa.
Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kawasan Talawi, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Selasa (5/6/2018), lokasi penemuan korban dan mobil kas. Photo: istimewa.
Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kawasan Talawi, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Selasa (5/6/2018), lokasi penemuan korban dan mobil kas. Photo: istimewa.
Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kawasan Talawi, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Selasa (5/6/2018), lokasi penemuan korban dan mobil kas. Photo: istimewa.

BUKITTINGGI, KABARSUMBAR—Perampokan terjadi di perbatasan Kabupaten Agam dan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), uang tunai sebesar Rp3,5 miliar yang diangkut mobil kas Bank BSM Cabang Aur Kuning, Kota Bukittinggi raib digondol komplotan perampok.

Uang miliaran tersebut hendak dibawa ke kantor Bank Nagari Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, belum sampai ke lokasi, para perampok menodong pembawa uang nasabah itu di kawasan jembatan PLTA Kabupaten Agam, Sumbar.

Berdasarkan keterangan korban ke kepolisian setempat, mobil Daihatsu Xenia hitam, nomor polisi BM 1971 JQ tengah membawa uang miliaran rupiah oleh sopir, staf dan petugas keamanan Bank BSM Cabang Aur Kuning, Kota Bukittinggi, ditodong oleh pelaku perampokan dengan menggunakan senjata api. Tidak hanya itu, ketiganya juga disekap, kata salah seorang staf Bank BSM Cabang Aur Kuning, Kota Bukittinggi.

Dalam penjelasannya itu, komplotan perampok tersebut menunggangi mobil Avanza Silver lalu memepet mobil kas bank, sopir kas bank terpaksa berhenti lalu para perampok menodongkan senjata api kea rah mereka.

“Selain sopir Sardi (38), didalam mobil juga ada staf Bank BSM Hendra (25), meski membawa uang tunai dalam jumlah banyak, mobil pengangkut uang ini hanya dikawal oleh seorang petugas kemanan Bank BSM yakni Jakfar Sinaga (29),” katanya.

Dalam ketakutan dan dibawah ancaman senjata api, tidak dapat melawan. Mulut dan mata dibekap menggunkan lakban. Setelah menyekap, ketiganya kemudian digiring oleh komplotan perampok sampai ke kawasan Talawi, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sumbar. Kemudian, mereka ditinggal, uang senilai Rp3,5 miliar dibawa kabur para perampok.

Peristiwa rampok tersebut kemudian ditangani Polsekta Payakumbuh, dengan mendatangi lokasi kejadian, dan para korban diminta membuat laporan ke Polsekta. Tidak hanya itu juga dimintakan untuk melapor ke Mapolres Kota Bukittinggi atau Polsek Baso, lokasi terjadinya perampokan.

“Mereka suda melapor ke kami dan kami arahkan juga untuk melapor di lokasi peristiwa,” kata Kapolsek Payakumbuh Kompol Russirwan.

Analisis sementara, kunci korban diambil para perampok, dan diperkirakaan berjumlah empat orang, sehingga roda empat pengangkut uang miliaran itu diderek anggota Polres Payakumbuh menuju Polres Bukittinggi.

“Kasus ini kami serahkan ke Mapolres Bukittinggi karena peristiwa terjadi di wilayah hukum Polres Bukittingi dan Kasat Reserse Polres Bukittinggi bersama anggota telah tiba ke Polsek,” kata Russirwan.

Katanya, ketiga korban telah membuat laporan ke Polres Bukittinggi dan telah divisum, Selasa (5/6/2018). Hingga berita ini diterbitkan, Polres Bukittinggi belum memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut.

[Hijrah Adi Sukrial]