Sesuaikan Target, Distan Agam dan Mabes TNI Evaluasi Cetak Sawah

inas Pertanian beserta jajaran TNI melakukan kunjungan untuk melihat langsung pelaksanaan cetak sawah baru tersebut.
inas Pertanian beserta jajaran TNI melakukan kunjungan untuk melihat langsung pelaksanaan cetak sawah baru tersebut. Foto : Istimewa
inas Pertanian beserta jajaran TNI melakukan kunjungan untuk melihat langsung pelaksanaan cetak sawah baru tersebut.
Dinas Pertanian beserta jajaran TNI melakukan kunjungan untuk melihat langsung pelaksanaan cetak sawah baru tersebut. Foto : Istimewa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam menargetkan seluas 71 hektar dapat terealisasi tahun ini dalam rangka realisasi cetak sawah baru.

Hal ini beriringan, setelah tahun sebelumnya realisasi cetak sawah baru di Kabupaten Agam seluas 59 hektar sukses dilaksanakan sesuai target.

“Saat ini seluas 8,8 Ha cetak sawah baru tahun 2017 ini telah ditanami, dengan pertumbuhan padi yang cukup baik, di samping itu Distan Agam dan Mabes TNI melakukan evaluasi cetak sawah,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Afdhal di Lubuk Basung, Rabu (18/10/2017).

Ditambahkan Afdhal, pihaknya mengakui kondisi lahan yang berat pada sejumlah tempat juga menimbulkan kesulitan.

Namun demikian, Afdhal yakin penerapan ini dapat rampung pada akhir November 2017 dan mampu mencapai target 71 hektar tersebut.

Menurut Afdhal dengan bertambahnya luas tanam lahan sawah ini juga akan meningkatkan produksi padi di Kabupaten Agam.

“Dimana baru-baru ini Kabupaten Agam telah menerima penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dengan peningkatan produksi beras padi 13,93 persen, tertinggi di Sumatera Barat,” jelas Afdhal.

Dikatakan Afdhal, agar cetak sawah cepat terealiasasi dalam minggu ini, Dinas Pertanian beserta jajaran TNI melakukan kunjungan untuk melihat langsung pelaksanaan cetak sawah baru tersebut.

Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi dan Pengawasan Cetak Sawah Mabes AD, Brigjen TNI M Afis mengatakan, dalam kunjungan itu dari target 71 ha, baru terealisasi seluas 22,8 Ha. “Artinya masih ada 47,2 Ha lagi yang harus dikebut pelaksanaannya,” kata M Afis.

Untuk itu, M Afis meminta jajaran TNI dalam hal ini Kodim 0304 Agam, untuk segera mungkin menuntaskan pekerjaan itu diantaranya dengan menambah alat berat sebanyak dua unit dari yang beroperasi saat ini, sebanyak tiga unit.

“Dengan 5 alat berat diharapkan tiap hari harus selesai 1 Ha, agar target tersebut dapat tercapai,” jelas M. Afis.

Untuk diketahui, cetak sawah baru telah menjadi agenda nasional untuk mendukung swasembada pangan yang ditargetkan oleh pemerintah, tak terkecuali di Kabupaten Agam.

Sebagai sentral pangan di Sumatera Barat, seluas 71 ha cetak sawah baru menjadi target untuk direaliasasikan tahun 2017 yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Mutiara.