Pemkab Agam Inventarisasi Kepemilikan Keramba Jaring Apung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam menginventarisasi kepemilikan Keramba Jaring Apung (KJA) yang ada di Danau Maninjau.

Adapun jumlah KJA yang dinventarisasi Pemkab mencapai 1.521 unit yang dipasang tagging atau pemberian tanda.

Kepala Dinas Perikanan dan Tanaman Pangan Agam, Ermanto mengatakan, pemasangan Tagging ini dilakukan perangkat Jorong dan Nagari, berdasarkan kepemilikan yang dilakukan semenjak Juni 2017. Saat ini pemasangan Tagging itu baru selesai sekitar 50 persen dari jumlah 1.521 unit.

Pihaknya berharap pemasangan ini selesai menjelang akhir tahun. Apabila Tagging ini masih kurang maka akan dicetak ulang berdasarkan kebutuhan.

Pemasangan tagging ini dalam rangka menginventarisasi kepemilikan KJA di danau vulkanik itu. “Ini dalam rangka untuk mengurangi jumlah keramba jaring apung dari 17.325 unit menjadi 6.000 unit, sehingga pencemaran Danau Maninjau akan berkurang,” kata Ermanto di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Jumat (20/10/2017).

Dijelaskan Ermanto, pakan ikan KJA merupakan penyumbang terbanyak pencemaran danau 95,34 persen. Sisanya, akibat limbah rumah tangga 4,64 persen, limbah ternak 0,01 persen, limbah pertanian 0,002 persen dan erosi hutan 0,001 persen.

“Pencemaran ini akibat pembudidaya ikan terlalu banyak memasukan pakan ikan dengan tujuan agar cepat besar. Kita akan menyedot sisa pakan tersebut,” jelas Ermanto.

Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis Loka Ahli Teknologi Penyehatan Danau LIPI Agam, Jojo Sudarso mengatakan, banyaknya sedimen pakan ikan di dasar danau, maka otomatis oksigen berkurang. “Kinidan oksigen hanya ditemukan pada kedalaman lima meter,” kata Jojo.

Dengan kondisi ini, ikan KJA, ikan asli danau dan biota lainnya menjadi mati apabila angin kencang. Saat ini, diakui Jojo, pihaknya hanya menemukan 14 jenis ikan asli danau dan 34 jenis sudah mengalami kepunahan.

Untuk itu, pencemaran ini harus diatasi, sehingga ikan asli danau tetap lestari. “Kita telah membudidaya ikan bada, rinuak, asang, dan gupareh. Ikan ini akan ditebar dalam waktu dekat ke danau,” tutup Jojo.