Kabupaten DharmasrayaPemerintah

Pemkab Dharmasraya Bangun Jembatan Darurat Atasi Jalan Amblas

63
×

Pemkab Dharmasraya Bangun Jembatan Darurat Atasi Jalan Amblas

Sebarkan artikel ini

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan kenyamanan dan keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan penanganan darurat pada jalan amblas di Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai.

Langkah cepat ini diambil guna memulihkan akses transportasi warga yang terganggu akibat kerusakan infrastruktur tersebut.

Proses perbaikan dimulai dengan pemasangan box culvert menggunakan alat berat pada Minggu (31/05/2026).

Upaya ini dilakukan mendahului ketersediaan anggaran Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar mobilitas masyarakat tidak terhambat terlalu lama.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan kenyamanan dan keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Ia memastikan pihaknya tidak akan membiarkan masyarakat kesulitan akibat terputusnya akses penghubung antarwilayah yang krusial bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial tersebut.

“Kita tidak ingin masyarakat terlalu lama mengalami kesulitan akibat terputusnya akses jalan. Karena itu, sebelum anggaran RR BPBD keluar, kita ambil langkah cepat dengan memasang box culvert agar akses masyarakat kembali normal,” ujar bupati perempuan pertama di Sumatera Barat itu.

Respons cepat ini mendapat apresiasi dari Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Kurnia Selatan, Tony Purjianto.

Menurutnya, kesigapan pemerintah daerah membuktikan komitmen nyata dalam menjawab keluhan dan kebutuhan mendesak masyarakat di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani yang langsung mengambil tindakan begitu mengetahui kondisi jalan amblas ini. Masyarakat sangat terbantu karena akses yang sempat terganggu kini segera dapat digunakan kembali,” ungkap Tony.

Senada dengan hal tersebut, tokoh masyarakat Kurnia Selatan, Maryono, menilai penanganan darurat ini sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah persoalan warga.

Pemasangan box culvert ini diharapkan menjadi solusi sementara yang efektif sebelum pemerintah daerah merealisasikan pembangunan permanen melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi mendatang.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.