PADANG – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat perannya dalam membina pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356, Pemko memberikan ruang strategis bagi 70 UMKM untuk berjualan di kawasan Batang Arau, Kota Tua. Pameran produk berlangsung selama tiga hari, sejak 7 hingga 9 Agustus 2025, dalam kemasan acara bertajuk Taste of Padang Experience Market.
Asisten II Setdako Padang yang juga Ketua Panitia HJK ke-356, Didi Aryadi, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menggairahkan ekonomi lokal. “Kami berharap perputaran uang pelaku UMKM meningkat signifikan selama event ini,” ujarnya, Kamis (7/8/2025).
Tenant UMKM menghadirkan sajian menarik, mulai dari kuliner khas seperti Sate Padang hingga inovasi menu seperti Pizza Rendang. Tidak hanya itu, beragam kerajinan tangan dan aksesoris tradisional turut memperkaya pilihan pengunjung.
Didi menjelaskan, partisipasi UMKM bukan sekadar pelengkap acara, melainkan motor penggerak ekonomi masyarakat. Untuk itu, Pemko Padang membebaskan biaya sewa tenda selama kegiatan berlangsung.
Selain dukungan fasilitas fisik, Pemko menggandeng perbankan swasta guna mempermudah transaksi nontunai. UMKM difasilitasi penggunaan QRIS, mendorong adaptasi terhadap teknologi digital dan sistem pembayaran modern.
Respons positif datang dari para pelaku usaha. Salah satunya, Rima – pemilik usaha “Inkubasi 1 Kuranji”. Ia menyambut baik program ini karena mampu memperluas jangkauan produknya ke pasar baru.
“Kami sangat terbantu dengan dukungan Pemko. Event seperti ini membuka peluang besar untuk berkembang,” katanya antusias.
Rima juga berharap agar kegiatan semacam ini berlangsung rutin. Menurutnya, keberlanjutan dukungan pemerintah menjadi kunci agar UMKM bisa naik kelas dan lebih kompetitif.
Langkah Pemko Padang membina UMKM lewat event ini dinilai berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan perbankan memperlihatkan komitmen kuat menjadikan Padang sebagai kota yang adaptif dan sejahtera.






