EkonomiSumatera Barat

Semen Padang Salurkan Dana Bantuan Rp180 Juta untuk Program Nagari 2025

141
×

Semen Padang Salurkan Dana Bantuan Rp180 Juta untuk Program Nagari 2025

Sebarkan artikel ini
98-program-untuk-4.400-warga:-pt-semen-padang-salurkan-rp2,2-m-lewat-program-bmn-2025
98 Program untuk 4.400 Warga: PT Semen Padang Salurkan Rp2,2 M Lewat Program BMN 2025

Padang – PT Semen Padang mengumumkan alokasi dana sebesar Rp2,2 miliar untuk Rencana Kerja Pemberdayaan Masyarakat (RKPM) Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2025, yang akan menjangkau lebih dari 4.400 penerima manfaat melalui 98 program pemberdayaan.

Peluncuran RKPM BMN 2025 berlangsung di Wisma Indarung PT Semen Padang.

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kota Padang, Edi Hasymi, yang mewakili Wali Kota Padang, Fadly Amran, serta jajaran manajemen PT Semen Padang, termasuk Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan, Iskandar Zulkarnain Lubis, dan Kepala Unit CSR, Ilham Akbar.

Turut hadir pula Camat Lubuk Kilangan, Afrialdi Masbiran, Camat Lubeg, Nofiandi Amir, para lurah di lingkungan perusahaan, serta tokoh adat dan pengurus Forum Nagari.

Plt. Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menyatakan bahwa alokasi dana tersebut bukan hanya sekadar bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan bisnis tidaklah hanya diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan juga dari seberapa besar dampak positif yang dapat kami berikan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujarnya secara terpisah.

Dana tersebut, lanjutnya, merupakan wujud nyata dari filosofi perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip triple bottom line-People, Planet, dan Profit.

Iskandar Z. Lubis menjelaskan bahwa Program BMN bukan sekadar bagian dari CSR, melainkan pendekatan strategis berbasis nagari yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan.

“Program BMN adalah model pembangunan kolaboratif yang terstruktur dan terukur,” ungkapnya.

Ia menambahkan, “Kami berharap program ini berjalan lancar dan transparan. Kepada seluruh stakeholder yang hadir hari ini, mari kita kawal bersama pelaksanaan program agar hasilnya maksimal.”

Forum Nagari, yang didirikan sejak 2015, menjadi wadah sinergi antara perusahaan dan masyarakat.

Melalui forum ini, masyarakat terlibat aktif dalam merancang, mengawasi, dan mengevaluasi program pembangunan sesuai kebutuhan lokal.

Iskandar juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi bersama untuk memastikan keberhasilan program pemberdayaan.

Ia mengajak seluruh pihak, termasuk tokoh masyarakat dan akademisi, untuk berperan aktif dalam pengawalan program RKPM.

“Mari terus bergandengan tangan memperkuat kolaborasi dan menyukseskan program pemberdayaan ini. Bersama kita bangun nagari dan bangsa,” tegasnya.

Ilham Akbar menjelaskan bahwa RKPM 2025 disusun berdasarkan hasil musyawarah dan pemetaan sosial yang melibatkan Forum Nagari, LPM, para lurah, serta tokoh masyarakat dari 18 kelurahan di wilayah Lubuk Kilangan, sebagian Kecamatan Pauh, dan Lubeg.

“Setiap wilayah punya karakteristik dan kebutuhan berbeda. Maka program disusun berbasis data lapangan dan relevan dengan kondisi setempat,” jelas Ilham.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaannya akan didukung oleh empat pilar utama: Forum Nagari sebagai pelaksana, Local Community Organizer (LCO) sebagai penggerak, Lembaga Keuangan Nagari (LKN) sebagai pengawas keuangan, serta tim monitoring dan evaluasi sebagai pengendali mutu.

Forum Nagari telah berdiri sejak 31 Januari 2015 sebagai wadah kolaboratif antara lembaga sosial-ekonomi masyarakat, KAN, pemerintah kelurahan, dan tokoh masyarakat. Keberadaannya terbukti meningkatkan partisipasi publik dalam pembangunan.

“Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap perusahaan naik 1,67% dari 83,98% pada 2023 menjadi 85,65% di 2024. IKM terhadap program CSR juga meningkat 2,28%, dari 83,11% menjadi 85,39%,” paparnya.

Maulana Sardi, Ketua Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang, menyampaikan apresiasi atas alokasi dana dari PT Semen Padang. Dana tersebut mendukung delapan program pemberdayaan di wilayahnya, termasuk program unggulan berupa pengadaan hand tractor untuk petani sawah.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami menjalankan program,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, “Selain itu, kami juga membuka komunikasi dengan Unand dan PNP untuk berkolaborasi dalam pengembangan UMKM binaan Forum Nagari.”

Peluncuran RKPM BMN 2025 juga dimeriahkan dengan penampilan seni budaya, seperti tari dari Sanggar Binaan Forum Nagari Padang Besi, atraksi pencak silat dari Perguruan Sakato, dan bazar UMKM yang menampilkan produk unggulan dari 12 kelurahan binaan CSR PT Semen Padang.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.