PemerintahSumatera Barat

Gubernur Mahyeldi Resmikan SRT 3 Dharmasraya, Fokus Putus Rantai Kemiskinan

43
×

Gubernur Mahyeldi Resmikan SRT 3 Dharmasraya, Fokus Putus Rantai Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

Program pendidikan berasrama gratis ini menjadi instrumen strategis pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi bagi keluarga prasejahtera.

Dharmasraya – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Dharmasraya, Jumat (31/7/2026).

Program pendidikan berasrama gratis ini menjadi instrumen strategis pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi bagi keluarga prasejahtera.

Mahyeldi menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi utama dalam membentuk karakter dan kecerdasan bangsa demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pendidikan adalah instrumen paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan karena dampaknya akan dirasakan hingga generasi mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi melarang keras segala bentuk perpeloncoan maupun tindak kekerasan selama masa orientasi siswa.

Ia menekankan bahwa sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan ramah anak tanpa ada intimidasi yang merendahkan martabat peserta didik.

Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Wildan Humaidi, memastikan pemerintah menanggung seluruh kebutuhan dasar siswa.

Fasilitas yang disediakan mencakup asupan gizi, akomodasi asrama, hingga perangkat laptop untuk mendukung pembelajaran berbasis digital.

Pihaknya menargetkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi melek teknologi yang memiliki daya saing tinggi.

SRT 3 Dharmasraya tercatat sebagai sekolah permanen pertama di Sumatera Barat dengan total 390 siswa yang mendaftar pada tahun ajaran 2026/2027.

Pemerintah pusat sendiri telah menargetkan pembangunan 500 sekolah serupa di seluruh Indonesia hingga tahun 2029.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menilai kehadiran sekolah ini sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat prasejahtera.

Ia berharap program ini mampu memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak kurang mampu agar berani bermimpi menjadi pemimpin masa depan.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.