Kabupaten AgamPeristiwa

BKSDA Temukan Pohon Terbesar Dunia di Agam, Sumbar

1583
×

BKSDA Temukan Pohon Terbesar Dunia di Agam, Sumbar

Sebarkan artikel ini
Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam Mengukur lingkar pohon raksasa, yang ditemukan di Agam. Foto: internet

Padang – Sebuah pohon raksasa jenis medang (Litsea sp) ditemukan sekitar 1 kilometer dari permukiman warga di Nagari atau Desa Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Agam.

Pohon raksasa tersebut ditemukan oleh balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agam, Sumatera Barat dan memiliki diameter 4,5 meter, dengan ukuran keliling 14,5 meter serta tinggi 35 meter.

“Umur pohon ini diprediksi sekitar 560 tahun. Pohon ini diperkirakan termasuk ke dalam catatan pohon dengan diameter terbesar di dunia,” kata Pengendali Ekosistem BKSDA Agam Ade Putra.

Ade menuturkan saat wawancara disebuah media melalui telepon, pohon raksasa itu ditemukan saat timnya melakukan survei keanekaragaman ekosistem darat di Nagari Koto Malintang, Agam.

“Tahun 2013 lalu, pohon ini menjadi salah satu faktor utama wali nagari atau kepala desa Koto Malintang mendapatkan Kalpataru. Namun tentu ukurannya belum sebesar sekarang,” tutur Ade.

Ade mengatakan, berdasarkan data yang ada, pohon sequoua yang diberi nama General sherman merupakan pohon terbesar di dunia dengan diameter mencapai 11 meter dan tinggi lebih dari 80 meter.

Umur pohon tersebut sudah lebih dari 2.000 tahun. Pohon tersebut terletak di Taman Nasional Sequoia di California, Amerika Serikat, dan merupakan yang terbesar dan tertua di dunia.

Sementara, ukuran pohon raksasa dari Nagari Koto Malintang ini hampir menyerupai pohon terkenal dari jenis agathis di negara Selandia Baru, yaitu pohon tane mahuta yang berada di hutan Waipoua, Selandia Baru. Pohon tersebut dengan diameter 4,4 meter dan tinggi 50 meter. Pohon Litsea sp diperkirakan berusia 1.250 tahun.

“Untuk Sumbar, ini pohon terbesar yang saya temukan. Sebelumnya, di hutan cagar alam Panti, Kabupaten Pasaman, hanya berdiameter 2,5 meter dan tinggi 26 meter dengan jenis meranti. Kemungkinan kayu medang ini salah satu terbesar di dunia,” kata Ade

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.