Pemerintah

Antisipasi El Nino, Satpol PP dan Damkar Payakumbuh Sidak APAR di Tempat Usaha

223
×

Antisipasi El Nino, Satpol PP dan Damkar Payakumbuh Sidak APAR di Tempat Usaha

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Payakumbuh melakukan inspeksi mendadak (sidak) Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ke sejumlah tempat usaha dan toko di Kota Payakumbuh, Senin (11/05/2026).

Sidak yang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi Novita ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi potensi kebakaran saat musim kemarau panjang akibat dampak El Nino.

Dalam sidak itu, petugas memeriksa ketersediaan APAR, kondisi alat pemadam, hingga penempatan APAR di lokasi usaha.

Kasat Pol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi Novita mengatakan, sasaran sidak kali ini adalah tempat-tempat usaha yang dinilai rawan terjadinya kebakaran, seperti rumah makan, toko, hingga usaha lainnya yang menggunakan peralatan memasak maupun instalasi listrik dengan intensitas tinggi.

“Sasaran sidak kita hari ini yaitu tempat-tempat usaha yang memang rawan untuk terjadinya kebakaran,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana kebakaran akibat musim kemarau panjang yang diperkirakan terjadi beberapa bulan ke depan. Menurutnya, berdasarkan perkiraan cuaca, puncak El Nino diprediksi terjadi pada Agustus hingga September mendatang.

“Sidak ini kita lakukan dalam rangka menyikapi atau antisipasi bencana El Nino yang mungkin beberapa bulan ke depan yang diperkirakan puncaknya pada bulan Agustus dan September,” ujarnya.

Menurut Dewi Novita, kondisi cuaca panas dan kemarau panjang dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama di lokasi usaha yang memiliki aktivitas memasak maupun penggunaan listrik secara terus menerus. Karena itu, pihaknya ingin memastikan setiap tempat usaha memiliki kesiapsiagaan dini terhadap bahaya kebakaran.

“Jadi dalam rangka menyikapi atau antisipasi terhadap bahaya kebakaran dengan adanya kemarau panjang nanti, kita menyidak tempat-tempat usaha yang memang rawan terjadi kebakaran, apakah ketersediaan terhadap racun api atau APAR ada di tempat-tempat mereka melaksanakan usahanya,” jelasnya.

Dari hasil sidak sementara, Dewi Novita menyebut tingkat kesadaran masyarakat dan pelaku usaha terhadap pentingnya APAR sudah cukup tinggi. Namun demikian, masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami fungsi dan tata cara penggunaan alat pemadam tersebut.

“Sejauh ini yang kita lakukan sidak, kesadaran masyarakat cukup tinggi. Hanya saja beberapa dari masyarakat masih kurang mengetahui kegunaan dari APAR ini sendiri,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagian pelaku usaha memang sudah mengetahui cara penggunaan APAR, namun masih ada yang belum memahami secara benar. Karena itu, Satpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh berencana melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan APAR yang benar dan efektif.

“Sedangkan untuk penggunaan dari mereka sendiri ada yang sudah tahu, ada yang tidak. Jadi nanti kita akan melakukan sosialisasi bagaimana cara mempergunakan APAR dan kita juga menyarankan penempatan APAR di masing-masing tempat usaha mereka itu ditempatkan di lokasi yang mudah terlihat dan mudah terjangkau,” katanya.

Selain itu, bagi pelaku usaha yang belum memiliki APAR, pihaknya juga menyarankan agar segera menyediakan alat pemadam tersebut sebagai langkah awal penanganan apabila terjadi kebakaran kecil.

“Bagi mereka yang tidak memiliki APAR, kita menyarankan mereka untuk menyediakan APAR di tempat usaha mereka, karena seperti yang kita ketahui bahwasanya APAR ini adalah P3K-nya pada saat terjadinya kebakaran,” ujarnya.

Meski demikian, Dewi Novita menegaskan bahwa pihaknya saat ini belum mewajibkan seluruh tempat usaha memiliki APAR, melainkan masih sebatas imbauan dan edukasi kepada masyarakat demi meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.

“Jadi kita tidak mewajibkan, tetapi kita menyarankan, karena ini sangat berguna sekali seandainya terjadi bencana kebakaran,” tutupnya. (Ikhlasul Ihsan)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.