Kota PadangRagam

Wali Kota Padang Apresiasi Kontribusi HKBP di Usia 75 Tahun

52
×

Wali Kota Padang Apresiasi Kontribusi HKBP di Usia 75 Tahun

Sebarkan artikel ini

Padang – Puncak Perayaan Jubileum ke-75 Tahun Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Padang digelar di Gereja HKBP Padang Ressort Sumatera Barat, Minggu (17/5/2026), dengan mengusung tema “Diperbaharui Menjadi Berkat dalam Penyertaan Tuhan”.

Acara ini dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Kepala Departemen Diakonia HKBP Pdt. Eldarton Simbolon, Praeses HKBP Distrik I Tabagsel-Sumbar Pdt. Jahor Purba, Pendeta Resort HKBP Padang Pdt. Daniel Marpaung, Ketua Panitia Hengki Cobra, serta ratusan jemaat HKBP Padang.

Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menegaskan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama dan keberagaman sebagai fondasi membangun Kota Padang yang maju, harmonis, dan sejahtera.

Ia menyebut semangat kerukunan sejalan dengan visi Kota Padang sebagai kota pintar dan kota sehat yang berlandaskan agama dan budaya menuju kota maju dan sejahtera.

“Padang adalah kota rantau yang penuh keberagaman dan tempat masyarakat hidup berdampingan secara harmonis sejak dulu. Keberagaman ini harus terus dijaga sebagai kekuatan untuk membangun kejayaan Kota Padang,” kata Fadly Amran.

Ia juga menyampaikan bahwa Kota Padang sejak dahulu merupakan kota majemuk yang tumbuh dari keberagaman budaya dan masyarakat perantau.

Fadly menilai toleransi dan kebersamaan harus terus dijaga sebagai kekuatan untuk membangun kejayaan Kota Padang.

Selain itu, ia mengapresiasi kontribusi HKBP Padang selama 75 tahun dalam pembinaan iman, pendidikan, kegiatan sosial, dan penguatan kehidupan masyarakat.

“Semoga di usia ke-75 tahun, HKBP Padang terus menjadi perekat kerukunan, membawa manfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam pembangunan Kota Padang,” ujarnya.

Fadly Amran juga dipasangi Kain Ulos sebagai simbol penghargaan dari jemaat HKBP. Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, menyebut kehadiran Wali Kota Padang menjadi simbol kuat toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.

Eldarton menjelaskan HKBP berkembang bersama masyarakat Batak perantau di berbagai daerah, termasuk Kota Padang, dengan jumlah jemaat sekitar 6,5 juta dan 3.800 gereja di Indonesia maupun luar negeri.

Ia menilai budaya merantau masyarakat Batak dan Minang menjadi modal kebersamaan untuk terus berkontribusi bagi kejayaan Kota Padang.

“Orang Batak dan orang Minang sama-sama memiliki budaya merantau. Karena itu, kita berharap bisa terus bersama-sama berkontribusi untuk kejayaan Kota Padang,” kata Eldarton Simbolon.

Sementara itu, Pendeta Resort HKBP Padang, Daniel Marpaung, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Padang terhadap jemaat HKBP serta berharap hubungan harmonis lintas agama terus terjaga.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.